Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan rasa simpati dan duka cita mendalam kepada keluarga ulama KH Zainuddin MZ atas wafatnya mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Bintang Reformasi tersebut.

"Presiden merasa berduka cita khususnya kepada pihak keluarga," kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Kantor Presiden Jakarta, Selasa.

Julian mengatakan, tak lama dari wafatnya KH Zainuddin MZ, Presiden sudah mengetahui informasi tersebut, namun apakah akan melayat ke rumah duka, hingga pukul 12.50 WIB, Julian belum dapat memastikan.

"Tadi sebelum "courtessy call" (kunjungan kehormatan) dengan Panglima Tentara Diraja Malaysia sudah kami sampaikan, namun masih ada acara internal yang dilakukan Presiden. Presiden sudah mengetahui informasi itu, kita lihat bagaimana perkembangannya," kata Julian.

KH Zainuddin MZ yang lebih dikenal sebagai "Da`i Sejuta Ummat" dan merupakan pendiri Partai Bintang Reformasi itu meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina Pusat, Jakarta, Selasa, sekitar pukul 09.15 WIB.

Saat ini jenazahnya tengah disemayamkan di rumah duka di Jl Haji Aom, Gandaria I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan almarhum KH Zainuddin MZ akan dimakamkan sekitar pukul 15.00 WIB di kompleks pemakaman keluarga di Masjid Fairul Islam, yang berada depan kediamannya.