Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Tak ada orang di Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK) yang menyangka Gatot Supiartono bisa memiliki istri dua, apalagi
sampai diduga menjadi otak pembunuhan istri sirinya, Holly Angela. Kini,
auditor utama BPK yang baru saja dibebastugaskan ini telah menjadi
tersangka dan terancam hukuman mati.
Padahal perjalanan karier
dan hidupnya selama ini jauh dari masalah. Menurut Inspektur Utama BPK
RI, Mahendro Sumardjo, karier Gatot berawal dari Badan Pengawasan
Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Di sana, kariernya berjalan cukup baik,
hingga akhirnya berpindah ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Gatot
masuk ke BPK pada tahun 2005 dan langsung duduk di sebagai eselon dua
di Inspektorat Utama. Kariernya langsung naik jadi pejabat eselon 1
selang beberapa tahun kemudian. Gatot Supiartono juga memiliki gelar
berderet. Di data soal namanya, dia memiliki nama lengkap: Gatot
Supiartono bergelar S.H., M.Acc., Ak., C.F.E.
"Kinerja yang
bersangkutan sangat bagus. Saya pernah jadi eselon dua beliau, cara
memberikan pembinaan dan pengarahan lebih terarah, tegas. Saya pernah
jadi anak buah dia," kata Mahendro.
Karier Gatot pun terus
menanjak naik, istri pertama Gatot juga aktif di Dharma Wanita BPK.
Sekjen BPK Hendar Ristriawan menyebut posisi Gatot terakhir adalah
sebagai auditor utama keuangan negara I. Dia fokus mengaudit bidang
Polhukam, sampai Gatot dibebastugaskan kemarin.
Audit Polhukam
dikenal cukup strategis di BPK. Beberapa kementerian yang masuk dalam
wilayah pemeriksaan Gatot adalah Kementerian Luar Negeri, Kemenkum HAM,
Kemenhan, Kemenhub, Kemenko Polhukam, Kejaksaan Agung, Polri, BIN, BNN,
BMK, Lembaga Ketahanan Nasional, Dewan Ketahanan Nasional, Lembaga Sandi
Negara, Komnas HAM, KPK dan KPU.
Di antara sejumlah proyek yang diaudit oleh Gatot adalah pengadaan proyek Simulator SIM di Korlantas Polri.
Gatot yang lahir 9 Oktober 1959 lalu itu tumbuh di kediaman orang tuanya
di Jl Kayujati Gang 1 RT 8/04, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan
Pulogadung, Jaktim. Para tetangga mengenal Gatot sebagai sosok yang baik
dan ramah, ia juga aktif di karang taruna.
Gatot kemudian pindah
ke kawasan Penggilingan, Jakarta Timur, pada tahun 2004. Di situ, dia
tinggal bersama istrinya Herbudianti dan seorang anak bernama Rizki.
Selama menempati rumah di kawasan Penggilingan, Gatot jarang
berkomunikasi dengan tetangga. Hal itu dikarenakan kesibukannya.
Tetangga hanya melihat Gatot pulang malam hari. Tak pernah ada masalah
atau hal-hal mencurigakan dari aktivitas Gatot.
Kini Gatot
dijadikan tersangka oleh polisi dengan tuduhan sebagai otak pembunuhan
istri sirinya. Gatot terkena pasal pembunuhan berencana.
"Ancamannya
penjara paling singkat 20 tahun penjara dan maksimal hukuman pidana
mati," kata Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Rikwanto.
Tak
hanya itu, Gatot juga terancam kena sanksi disiplin PNS. Karena Gatot
tidak melaporkan pernikahannya dengan Holly Angela. Gatot melanggar PP
53 tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Sanksinya
bervariasi, dari yang administrasi hingga pemecatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar