TEMPO.CO , Tangerang
- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnaen meminta agar
pemerintah pusat dan Pemerintah DKI Jakarta meninjau kembali rencana
sodetan Ciliwung-Cisadane. Zaki mengatakan, yang semestinya dilakukan
pemerintah pusat saat ini adalah menormalisasi secara keseluruhan Sungai
Cisadane.
Dengan membangun tanggul di sisi kanan dan kiri sungai, mengeruk
sedimentasi sungai yang kini sudah berbentuk delta-delta, adalah yang
seharusnya dilakukan dalam mengatasi banjir. "Bukannya membuat sodetan,"
katanya.
Hal yang sama, menurut Zaki, seharusnya dilakukan pada Sungai
Ciliwung. Dengan normalisasi kedua sungai tersebut akan mengatasi banjir
di Ibu Kota yang juga berdampak pada daerah penyangga seperti
Tangerang.
Untuk itu, menurut Zaki, sikap Kabupaten Tangerang yang menolak
sodetan Ciliwung-Cisadane sudah final. "Kami minta sungai Cisadane
dinormalisasi saja," katanya.
Secara terpisah, Wali Kota Tangerang Arief Rachardino Wismansyah
mengatakan meski belum final memutuskan menolak, ia berharap bisa
melihat kajian proyek tersebut. "Saya ingin lihat kajiannya lebih dulu,"
kata Arief.
Menurut Arief, sebaiknya sebelum dilakukan sodetan, Sungai Cisadane
dan Ciliwung dinormalisasi lebih dahulu agar bisa menampung air dalam
volume yang lebih besar. "Bila perlu dirancang untuk bisa menampung air 4
sampai 5 kali lipat dari yang sekarang," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar