Rabu, 18 Juni 2014

Ini Opsi yang Ditawarkan Jokowi untuk Atasi Masalah Modal Nelayan

Mulya Nurbilkis - detikNews

Subang - Capres nomor urut 2 Joko Widodo mengatakan masalah permodalan menjadi yang utama di kalangan nelayan. Jokowi lalu memberi opsi memecah Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menjadi bank khusus yang menangani modal nelayan.

"Itu pekerjaan lapangan. Misalnya masalah permodalan, harus ada seperti dulu bank agromaritim, yang punya unit-unit di kampung," kata Jokowi di sela-sela kampanyenya di Subang, Jawa Barat, Selasa (17/6/2014).

Ia menyatakan opsi mempermudah modal nelayan itu tak harus membuat bank baru. Bukan tidak mungkin membagi BRI yang sudah ada hingga ke pelosok desa untuk khusus menangani modal nelayan.

"Bank agromaritim itu tidak usah didirikan lagi juga tidak apa-apa. BRI bisa dipotong dua, spin off. Kemudian digiring ke arah nelayan dan petani. Saya tangkap di bawah, mereka tidak senang dengan koperasi. Kata mereka, yang dapet hanya pengurus saja," ujar mantan Walikota Solo ini.

Namun, ia enggan membahas lebih lanjut mengenai rencana membagi BRI tersebut. Ia beralasan itu hanya soal teknis yang bisa diatur kemudian.

"Gak ngerti lihat nanti aja. Tapi ada banyak alternatif kok. Tapi tadi misalnya, kalau mau cepat dan lebih spesifik ya buat bank baru," sambungnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar