Selasa, 21 Januari 2014

DPRD DKI Bantah Tahan Pengesahan Anggaran

Oleh: Wahyu Praditya Purnomo

INILAH.COM, Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta Ferrial Sofyan membantah anggapan dewan menahan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2014. Saat ini pembahasan masih berjalan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI dengan pihak eksekutif.

"Kami nggak nahan anggaran, buktinya sekarang masih rapat. Kalau nahan anggaran itu, nggak ada rapat sama sekali. Jadi usulan APBD, sama saya ditaruh di bawah meja," kata pria yang juga menjabat ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta itu, Selasa (21/1/2014) pagi.

Menurut dia, lebih baik terlambat tiga minggu pengesahan APBD DKI untuk menghasilkan anggaran yang maksimal. Daripada terburu-buru tetapi nanti kedepannya menghasilkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2014 yang semakin besar.

"Kalau terlambat tiga minggu tapi maksimal, itu lebih bagus. Yang tahu pembangunan Kota Jakarta kan DPRD dan gubernur-nya," jelasnya.

Keterlambatan yang terjadi, diungkapkan Ferrial, dikarenakan pihak eksekutif dan legislatif berupaya menaruh SiLPA Tahun 2013 di APBD Penetapan 2014. Untuk menghasilkan realisasi penyerapan yang maksimal. Sebab, selama ini SiLPA ditaruh di APBD Perubahan selalu tidak bisa terserap dengan baik karena waktu penyerapan anggaran yang terlalu singkat yaitu antara dua hingga tiga bulan.

"Yang tahu pembangunan kota Jakarta kan DPRD dan gubernur. Kami sampaikan jalan keluarnya. Kalau silpa-nya ditaruh di anggaran perubahan banyak tidak terserap, supaya terserap banyak, maka ditaruh di APBD penetapan," jelas Ferrial.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi melayangkan teguran tertulis kepada Pemprov DKI Jakarta karena belum juga mengesahkan APBD 2014. Teguran itu dijatuhkan sebagai konsekuensi pelanggaran Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Menurut aturan tersebut, maksimal 30 November atau sebulan sebelum tahun anggaran berjalan, APBD untuk tahun berikutnya sudah harus ditetapkan. Selain DKI Jakarta saat ini masih ada beberapa daerah juga belum mengesahkan RAPBD 2014 yakni Sumatera Utara dan Papua.[yeh]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar