BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Minggu, 15 Juni 2014

Sama-sama orang Solo, Habib Syekh belum tentu dukung Jokowi

MERDEKA.COM. Dua calon presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) telah berkunjung ke kediaman Habib Syekh Bin Abdul Qadir Assegaf, seorang tokoh muslim asal kota Solo yang cukup disegani di Jawa Tengah. Prabowo terlebih dulu mengunjungi tokoh tarekat yang popular dan toleran tersebut pada hari Minggu 8 Juni lalu. Sementara Jokowi, melakukan kunjngan yang sama pada hari Sabtu 14 Juni, sore.

Kepada wartawan, keduanya mengaku hanya melakukan kunjungan biasa atau silaturahmi. Keduanya juga menganggap Habib Syekh adalah tokoh besar yang patut untuk diteladani. Keduanya juga mengaku mendapatkan pencerahan, wejangan atau tausiah dari pria tinggi besar, keturunan Timur Tengah tersebut. Mereka bahkan juga mengklaim telah mendapatkan dukungan dalam pilpres yang akan berlangsung 9 Juni mendatang.

Namun saat merdeka.com menanyakan tentang dukungan tersebut, Habib Syekh justru memberikan jawaban lain. Ketika ditanyakan tentang pilihan atau dukungan dalam pilpres nanti, Habib hanya menjawab singkat.

"Saya hanya mendukung Rasulullah. Saya serahkan kepada masing-masing, jamaah saya mau pilih yang mana terserah hati nurani masing-masing. Saya ini ulama kampung, jadi nggak tahu apa-apa," ucap Abdul Qadir Assegaf di Solo, Sabtu (14/6).

Habib mengaku sudah mengenal Jokowi cukup lama, karena sama-sama orang Solo. Mengenai pilihan capres, dia menyerahkannya pada Allah SWT. 

Sebelumnya, usai bertemu dengan Habib Syekh, Jokowi yakin ulama tersebut akan memberikan dukungannya.

"Tadi kan sudah disampaikan, jempolnya (Habib Syekh) dua sudah diacungkan," pungkasnya.

Tidak ada komentar: