BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Senin, 25 Mei 2015

Nelayan Cilacap: Tumpahan Minyak di Tengah Laut Lebih Tebal, Ikan Mati

Arbi Anugrah - detikNews
Cilacap - Akibat tumpahan minyak mentah di pantai Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah, nelayan di pantai tersebut tidak melaut. Mereka memilih mencari mimyak mentah yang terapung di perairan Cilacap.

"Percuma cari ikan susah, ikannya pada mati, jadi tidak ada nelayan yang melaut, mending cari minyak," kata Agung, salah satu nelayan pantai teluk penyu, Cilacap, Senin (25/5/2015).

Menurut dia, tumpahan minyak mentah di tengah laut terlihat sangat tebal. Bahkan masih terlihat kebocoran minyak di Single Point Mooring Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap yang merupakan tempat bongkat muat minyak mentah di tengah laut.

"Tadi di tengah itu saya lihat ada yang bocor dari pipa bawah laut yang buat naikin ke kapal. Di sana minyaknya itu mumbul-mumbul dari bawah laut," jelasnya.

Dia mengatakan, jika minyak yang menuju ke pantai Teluk Penyu sudah sejak Minggu (24/5) kemarin, tapi baru terlihat tebal sejak tadi malam.

Saat ini warga ,masih terus mengambil minyak yang tumpah itu. Mereka membawa ember dan wadah penampungan benca cair lainnya. Rencananya minyak itu akan dijual kepada penampung

Kakorlantas Minta Dirlantas Polda Jabar Siapkan Skenario Lalu Lintas Tol Cikapali

Elza Astari Retaduari - detikNews
 Jakarta - PT Lintas Marga Sedaya menargetkan pengerjaan fisik Tol Cikampek-Palimanan (Cikapali) selesai akhir bulan ini. Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Condro Kirono pun memerintahkan agar jajaran Dirlantas Polda Jawa Barat mengatur skenario lalu lintasnya.

Dalam peninjauannya, Condro mendapat pemaparan mengenai proyek Tol Cikapali di Pospol Cikopo Baru, Senin (25/5/2015). Selain mendapat penjelasan dari pihak PT LMS, Condro juga mendapat perkembangan proyek Tol Cikapali dari Wadirlantas Polda Jabar AKBP Prahoro mewakili Kapolda Jabar.

"Tol Cikapali sepanjang 116 kilometer dan terbagi jadi 5 wilayah. Nantinya akan ada 8 rest area, 4 tipe a dan 4 tipe b. Sebelum dibuka H-7 akan disiapkan," ungkap Prahoro saat memberikan penjelasan.

Dari Dirlantas Polda Jabar sendiri, kata Prahoro, nantinya akan disiapkan pos bagi 1 unit dengan jumlah personel kurang lebih sebanyak 44 orang. Selain itu juga Dirlantas Polda Jabar akan menyiapkan rambu-rambu dan mobil-mobil PJR yang berpatroli.

"Kami juga berterimakasih karena dari PT LMS disiapkan 6 mobil," kata Prahoro.

Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas pun meminta kerjasama semua pihak yang terkait dalam pengerjaan Tol Cikapali. Baik dari PT LMS sendiri, Perhubungan, maupun dari Kementerian Pekerjaan Umum.

"Kami minta kerjasama untuk membuat skenario. PJR bantu lampu-lampunya, rotator, juga siapkan sign running text untuk memberikan informasi kepada pengguna jalan," tutur Condro di lokasi yang sama.

Meski sempat ada wacana ketika mudik Lebaran nanti jalur yang Tol Cikapali yang dibuka hanya yang menuju ke arah Jateng, Condro menyatakan tidak menyetujuinya. Pasalnya ia mempertimbangkan safety di area tol dan beberapa aspek lain. Sehingga 4 lajur yang ada tetap ia harapkan 2 lajur menuju Jateng, dan 2 lajur menuju Jakarta.

"Saya tidak merekomendasi kalau dibuka jadi satu arah, ada beberapa pertimbangan. Kasihan Jateng juga kalau dibuka ke sana semua. Kita harap dengan tol yang baru ini akan mempercepat," pintanya.

Condro bersama rombongan lalu menyempatkan diri meninjau Gerbang Pintu masuk Tol Cikapali yang tak jauh dari Pospol Cikopo baru. Gate sendiri meski secara fisik bangunan sudah hampir selesai, infrastrukturnya belum benar-benar lengkap.

"Tolong diatur nanti ya gimana rekayasa lalu lintasnya," tutur Condro kepada Wadirlantas Polda Jabar saat meninjau Pintu Masuk Tol Cikapali.

Menteri Nasir: Ijazah PNS se-Indonesia Akan Dicek

Herianto Batubara - detikNews
Jakarta - Menristek Dikti M Nasir terus mendalami praktik jual beli ijazah yang dilakukan sejumlah kampus swasta. Untuk memastikan bahwa PNS Indonesia terjaga, Menteri Nasir akan menerbitkan Surat Edaran (SE) yang menginstruksikan kepala daerah mengecek ijazah anak buahnya.

"Kami akan buat edaran, agar pemerintah provinsi, daerah, mengecek ijazah PNS-nya, yang ingin masuk jadi PNS ataupun yang akan kenaikan pangkat, saya suruh mengecek. Segera saya siapkan suratnya. Ada beberapa tahapan," kata Menteri Nasir saat berbincang, Minggu (24/5) malam.

Namun, sebelum pengecekan kepada seluruh PNS dilakukan, Nasir berharap oknum pengguna jasa mafia ijazah mengaku lebih dulu. Dia menyerukan agar para penyandang ijazah bodong, baik PNS ataupun masyarakat umum, melapor ke Kemristek Dikti.

"Silakan mereka mengaku ke tempat kami. Kalau mengaku, kami tidak akan melakukan penuntutan. Kalau tidak mengaku, kita serahkan ke pihak berwajib," ujar eks Rektor Undip ini.

Soal status PNS atau karyawan yang nantinya terbukti membeli ijazah, Nasir menyerahkan ke institusi pemerintah ataupun kantor terkait, apakah oknum tersebut akan dipecat atau tidak.

"Itu nanti hak institusinya," ujar Nasir.

Hakim Tolak Keberatan Mantan Sekjen ESDM

Oleh : Dedy Priatmojo, Taufik Rahadian

VIVA.co.id - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi menolak nota keberatan mantan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Waryono Karno. Hakim menilai, keberatan Waryono atas surat dakwan yang disusun jaksa tidak beralasan.
"Menolak keberatan dari penasihat hukum terdakwa untuk seluruhnya. Memerintahkan penuntut umum melanjutkan pemeriksaan perkara atas nama terdakwa Waryono Karno," kata Hakim Ketua, Artha Theresia, saat membacakan putusan sela di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin, 25 Mei 2015.
Sebelumnya, pihak kuasa hukum mengajukan keberatan terkait surat dakwaan yang dinilai tidak menguraikan lengkap dan jelas mengenai tindak pidana yang dilakukan Waryono. Termasuk tidak menyebutkan pihak pemberi gratifikasi pada salah satu dakwaan.
Namun, hakim menyatakan, surat dakwaan yang disusun Jaksa KPK sudah secara jelas menjelaskan penerimaan uang yang dilakukan Waryono. Termasuk uang US$50 ribu yang dipermasalahkan kuasa hukum Waryono karena tidak dijelaskan pihak pemberi uang tersebut. Majelis juga menyebut, surat dakwaan sudah menerangkan perbuatan pidana penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan tugas dan jabatan sebagai Sekjen ESDM saat itu.
"Mengenai tidak disebutkannya pemberian gratifikasi dan untuk kepentingan apa gratifikasi tersebut diberikan, tidaklah menyebabkan dakwaan penuntut umum tidak menjadi lengkap, cermat dan jelas karena dalam Pasal 12 B ayat 1 huruf a diatur bahwa gratifikasi yang nilainya Rp 10 juta lebih, pembuktian bahwa gratifikasi bukan suap dilakukan oleh penerima gratifikasi," ujar hakim menambahkan.
Sebelumnya, Waryono Karno didakwa dengan tiga dakwaan. Pertama, jaksa mendakwanya telah memperkaya diri sendiri, orang lain, dan korporasi. Atas perbuatannya itu, dia didakwa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp11.124.736.447.
Terkait perbuatannya, Waryono diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Sementara, pada dakwaan kedua, Waryono didakwa telah memberikan suap sebesar US$140.000 kepada Sutan Bhatoegana selaku ketua Komisi VII DPR. Perbuatan Waryono tersebut diatur dan diancam pidana dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a subsidair Pasal 13 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Pada dakwaan ketiga, Waryono didakwa telah menerima gratifikasi berupa uang sebesar US$284.862 dan US$50.000. Perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana dalam pasal 12 B Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pertamina atasi fasilitas SPM Cilacap

Pewarta:

Nepal berikan penghargaan kepada dokter Indonesia

Bandarlampung (ANTARA News) - Pemerintah Nepal memberikan penghargaan kepada dua dokter dan satu perawat Indonesia yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat korban gempa di Desa Satunggal Distrik Chandragiri, Kathmandu, Nepal.

"Pada Minggu siang, kami melaporkan diri kepada Foreign Medical Team untuk yang terakhir kali sebelum pulang ke Indonesia," kata Andreas Andoko, dokter asal Indonesia yang tergabung dalam Humanitarian Forum Indonesia, saat dihubungi dalam perjalanan pulang dari Nepal ke Jakarta, Senin.

Ia menyebutkan pihaknya sudah menyerahkan daftar jumlah pasien berikut daftar lima kasus tertinggi yang ditangani di posko kesehatan Indonesia.

"Kami juga harus menyerahkan daftar barang dan obat; yang kami serahkan kepada health center di Satungal dan pihak Tentara Negara Nepal," kata dokternya.

Mantan Direktur RS Imanuel Bandarlampung itu menyebutkan ada sebanyak 573 kasus yang ditangani posko kesehatan Indonesia di Desa Satungal Nepal.

Dia meyebutkan pihak Kementerian Kesehatan dan Populasi Nepal menyatakan rasa senangnya atas bantuan kemanusiaan yang diberikan pemerintah Indonesia.

Sehubungan telah berakhirnya masa tugas tim kesehatan Indonesia yang di bawah koordinasi Humanitarian Forum Indonesia itu, pemerintah Nepal melalui Pejabat Kementerian Kesehatan dan Populasi yang dalam hal ini diwakili oleh Dr Guna Raj Lohani dari Health Emergency Operation Center of MOHP, memberikan sertifikat penghargaan kepada ketiga tenaga medis Indonesia itu.

Ketiga tenaga medis Indonesia dinilai telah bekerja baik, serta telah memenuhi syarat dan kualifikasi pelaporan yang benar.

Indonesia sejauh ini sudah dua kali mengirimkan tim kemanusiaan untuk membantu masyarakat Nepal setelah negara itu dihantam gempa 7,9 SR pada 25 April 2015.

Tim pertama berangkat pada 28 April 2015 di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Mereka terdiri dari personel TNI, Kemenkes dan BNPB. Fokus bantuan mereka pada pelayanan rumah sakit lapangan dan pengiriman logistik.

Pemerintah Nepal menetapkan Desa Satunggal Distrik Chandragiri, Kathmandu sebagai daerah operasi operasi Tim Pertama Kemanusiaan Indonesia itu, dan tugas mereka berakhir pada 15 Mei 2015.

Sedangkan Tim Kedua berangkat di bawah koordinasi Humanitarian Forum Indonesia. Anggota Forum yang memberangkatkan Tim Kedua ini adalah relawan Rebana (dr Andreas Andoko), Muhamadiyah Disaster Management Center (dr Corona Rintawan), dan Yakkum Emergency Unit (Zr Heri Purwadi). Tim kedua ini berangkat pada Sabtu (16/5) dari Jakarta.

Rupiah melemah menjadi Rp13.163 per dolar AS

Panglima TNI berikut bisa dari TNI AL atau TNI AU

Pewarta:

Jakarta (ANTARA News) -  Pucuk pimpinan di TNI akan berakhir Juli 2015. Panglima TNI saat ini, Jenderal Moeldoko akan pensiun dari dinas militer pada Juli 2015.

Menurut pengamat militer dari Universitas Padjajaran, Muradi, untuk pengganti Moeldoko, bisa dari TNI AL atau TNI AU. Saat ini, Laksamana TNI Ade Supandi menjadi kepala staf TNI AL dan Marsekal TNI Agus Suprihatna menjabat kepala staf TNI AU. 

"Tapi pergantian panglima TNI itu tergantung presiden. Kalau kalau saya, situasinya harus digilir. Pak Moeldoko khan dari TNI AD," kata Muradi, di Jakarta, saat dihubungi, Minggu.

Hingga saat ini ada "konsensus" bahwa panglima TNI adalah seorang perwira tinggi bintang empat aktif dan kepala staf matra TNI yang masih menjabat. Tidak pernah terjadi seorang perwira tinggi selain bintang empat yang dilantik menjadi panglima TNI, sebagaimana halnya seorang kepala staf matra TNI.

Indonesia tidak pula menganut kepemimpinan puncak militer aktifnya dengan pola kepala staf gabungan sebagaimana terjadi sejak lama di Angkatan Bersenjata Amerika Serikat. Pola kepempimpinan ini pernah diadopsi Indonesia pada 1955-1959 (Jenderal TNI Abdul Haris Nasution dan Laksamana Udara Suryadi Suryadarma).

Militer Amerika Serikat tidak dipimpin seorang panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat melainkan seorang ketua gabungan kepala-kepala staf (chairman of joint chief of staffs). 

Hingga 1999, ABRI/TNI tidak pernah dipimpin seorang perwira tinggi bintang empat di luar TNI AD. Adalah Laksamana TNI Widodo AS (26 Oktober 1999-7 Juni 2002) yang menjadi laksamana pertama dari TNI AL di posisi itu setelah sebelumnya menjadi kepala staf TNI AL dan kemudian wakil panglima TNI. 

Setelah dia adalah Jenderal TNI Endriartono Sutarto (TNI AD/7 Juni 2002-13 Februari 2006), Marsekal TNI Djoko Suyanto (TNI AU/13 Februari 2006-28 Desember 2007), Jenderal TNI Djoko Santoso (TNI AD/28 Desember 2007-28 Desember 2010), Laksamana TNI Agus Suhartono (TNI AL/28 Desember 2010-30 Agustus 2013), dan kini Jenderal TNI Moeldoko (TNI AD/30 Agustus 2013-saat ini). 

Berlainan dengan Kepolisian Indonesia, sejak Orde Baru berkuasa hingga kini, kepemimpinan TNI berjalan mulus dan tidak pernah dilatari konflik apapun, termasuk konflik politik.  

"Karena itu (giliran) soal keadilan dan kepentingan bersama," imbuh Muradi.

Dia mengakui, memang dalam UU TNI Nomor 34/2004 tentang TNI tidak diatur tentang pergantian Panglima TNI secara pasti. Namun, selama ini pergantian panglima TNI sudah dilakukan secara bergiliran.

Ketika ditanya, apakah ada kemungkinan Presiden Jokowi memilih panglima TNI dari TNI AL, Muradi tidak membantah.

"Bisa saja dengan alasan untuk memperkuat soal kemaritiman. Tapi siapapun panglima TNI, dia akan memimpin semuanya dan ini khan lebih pada operasional," sebut dia.

Sementara itu, pengamat militer dari Pro Patria, Hari Priyantono, kemungkina Presiden Jokowi memilih panglima TNI dari AL sangat dimungkinkan.

"Tapi kembali ke presiden soal pergantian panglima TNI. Kalau presiden ingin concern dan perkuat masalah kemaritiman, bisa saja Presiden nanti akan memilih panglima TNI dari TNI AL," kata dia.

Begini Proses Kerja 9 Srikandi Pansel KPK

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Sembilan srikandi panitia seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan bertemu Presiden Joko Widodo sore nanti.‎ Begini cara kerja pansel ini hingga akhirnya terpilih Pimpinan KPK.

Pansel ini akan mendapat dukungan penuh dari Sekretariat Negara. Anggota tim komunikasi presiden, Teten Masduki menyebut hingga anggaran pun akan disokong oleh Setneg.

Yang pertama, pansel harus satu suara dulu untuk menentukan visi mereka melihat kebutuhan KPK lima tahun ke depan. Setelah sama, barulah dibuka pendaftaran.

‎"Pansel bekerja independen, dimulai menentukan visi mereka sesuai dengan kebutuhan KPK 5 tahun ke depan," kata Teten kepada wartawan, Senin (25/5/2015).

Setelah dibuka pendaftaran, barulah akan diseleksi secara administrasi yang dilanjutkan dengan kompetensi. Setelah semua selesai, barulah nama-nama itu diajukan ke Jokowi.

"‎Presiden ke DPR, lalu Presiden menetapkan yang dipilih DPR," tandasnya.

Sembilan srikandi pansel KPK sejatinya akan bertemu Jokowi siang ini. Namun padatnya jadwal Presiden, pertemuan terpaksa ditunda jadi sore nanti.

Jumat, 22 Mei 2015

Menteri Yohana: 5 Anak Utomo dan Iin Harus Tetap Sekolah

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise berharap 5 anak yang ditelantarkan orangtuanya di Cibubur, tetap bersekolah. Faktor kesehatan dan psikis juga harus tetap dijaga.

"Kita pertama harus memberi rasa aman pada anak itu dan harus sekolah, dan juga kesehatan mereka harus dijaga," kata Menteri Yohana di kantor Kementerian PPPA, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2015).

Soal pencabutan hak asuh, Menteri Yohana menegaskan butuh kajian dan proses panjang. Harus dipastikan kedua orangtua yang menelantarkan 5 anaknya yakni Utomo dan Iin memang tidak layak lagi mengasuh anak sebagaimana ketentuan perlindungan anak.

"Kita perlu kajian dulu, kita harus lihat kedua orangtuanya apakah sehat. Kita lihat latar belakangnya, sosial ekonominya, pendidikannya, apakah ada latar belakang kasus-kasus lainnya yang tidak memungkinkan untuk urus anak ini. Apakah mental mereka cukup baik, normal atau tidak," sambung Yohana.

Bila pun hak asuh orangtua dicabut, keluarga dekat kelima anak tidak serta merta bisa mendapatkan hak asuh. "Namun kita kaji lagi keluarga dekat, apakah sesuai dengan UU Perlindungan Anak, kalau tidak bisa, lari ke negara, Kementerian Sosial," sambungnya.

Yohana mempercayakan penanganan perkara ortu penelantar anak ke Polda Metro Jaya. Saat ini Utomo dan Iin sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam penggeledahan pekan lalu, polisi menemukan paket sabu yang tersimpan dalam amplop, bong dan alumunium foil di rumah Utomo-Iin.

"Masalah kedua orangtua itu sedang dalam proses, yang jelas sekarang kan sudah ditahan. Jadi itu urusan polisi, jadi ini kayanya ada double (kesalahan) sudah melanggar perlindungan anak, dan juga mungkin narkoba. Jadi biarlah kita beri kesempatan dulu, jadi masalah anak ini adalah masalah keluarga mereka," sambung Yohana.

Presiden setuju temui perwakilan BEM seluruh Indonesia

Pewarta:

Kurs rupiah Jumat pagi melemah menjadi Rp13.141

Pewarta:

Wow! Dulu Belajar dari Hacker Pemula, kini Juara Cyber Defence Nasional

Jpnn
JAKARTA - Fandy, panggilan akrab Fandy Winata, menggilai dunia cyber (maya) dan berhasil menjadi juara termuda Cyber Defence Competition, sebuah kompetisi bergengsi antar programmer Indonesia, pada usia 15 tahun. Padahal, dulunya hanya suka game, kemudian jatuh ke hati.
 
Mulanya, Fandy tidak pernah membayangkan menjadi seorang peretas (hacker). Ketertarikannya pada cyber terfokus pada game online yang dikenalkan abangnya saat masih duduk di kelas III SD. ’’Dari main game sama abang, pertama main game yang saat itu populer, Point Blank. Seru,’’ ujar Fandy bersemangat.
Mata yang terus berbinar terpancar dari Fandy saat membicarakan dunia cyber. Pelajar kelas IX di SMP Sutomo II Medan itu baru saja menjadi juara pertama Cyber Defence Competition (CDC), sebuah lomba yang diadakan Kementerian Pertahanan untuk menjaring bibit hacker unggul.
Bersama timnya O’r Republic yang terdiri atas Rahmad, Fandy, Highlander, Katon, dan Rizky, dia berhasil mengalahkan puluhan tim pelajar lain dari seluruh Indonesia. ’’Kalau bisa nge-hack, ada kepuasan tersendiri,’’ ujar pelajar 15 tahun itu.
Sebelum berhasil menjadi juara tingkat nasional dan peserta termuda, Fandy telah jatuh bangun dalam lomba cyber defence. Keputusannya yang semula hanya ingin bermain game hingga akhirnya mengikuti lomba ada pada saat dirinya tidak dapat merampungkan game online yang dia mainkan.
’’Saat main game, merasa ada yang kurang. Akhirnya, saya belajar terus dan akhirnya ketemu dengan tim hacker newbie, komunitas maya dari searching Google,’’ ujarnya.
Komunitas hacker pemulalah yang mengajari Fandy meretas dan memenangkan sebuah game online. Berhasil merampungkan game, dia tertantang untuk belajar meretas sistem lain yang lebih berat dan membuat komunitas baru yang lebih fokus pada hacker.
’Teman di komunitas Newbie mengajak membuat komunitas baru, Indonesia Security Down (ISD). Sempat booming juga, masuk berita di Rusia pas ada cyber war antara Indonesia dan Israel,’’ kata Fandy.
Mengenal banyak hacker ternama bersama ISD, mata Fandy terbuka dan dirinya yakin untuk menjadi hacker andal. ’’Dari sana, kenal hacker asal Irlandia, Syria, Eropa. Dari sana, diajak chatting-chatting tukar ilmu tentang perang cyber,’’ paparnya.
Sebelum menjadi juara cyber defence nasional, Fandy diajak berpartisipasi pada lomba CDC 2013. Namun, karena belum yakin dengan kemampuan dan merasa masih pemula, dia tidak ikut sebagai peserta, tetapi hanya menemani dan belajar dari kompetisi tersebut. ’’2013 belum ikut, baru lihat-lihat dan belajar,’’ ucapnya.
Setahun kemudian, tepatnya pada Cyber Defence Competition 2014 di Surabaya, Fandy menjadi peserta temuda dan bergabung dalam tim Medan Junior. Tim anyar tersebut memang gagal pada kompetisi nasional.
Meski begitu, Fandy dan timnya, O’r Republic, berhasil menjadi juara kedua se-Sumatera. ’’Memang kita belum masuk (final), tapi banyak pelajaran yang kita ambil,’’ tutur pria yang lahir dan besar di Medan itu.
Sebagai juara pada CDC 2015, Fandy tidak menyangka dapat memenangkan ajang tersebut. Bahkan, dia mengaku mentalnya down saat sistem timnya diserang tim juri. ’’Kecewa kenapa bisa tembus, padahal sudah berusaha semaksimal-maksimalnya. Makanya, saya pikir ini gak mungkin jadi juara 1. Gak menyangka, pas tanding hari pertama, cuma bisa jawab satu soal,’’ tuturnya.
Keseriusan Fandy untuk terjun di dunia IT didukung sepenuhnya oleh orang tuanya. Fandy telah memantapkan diri untuk kuliah di jurusan IT di Universitas Bina Nusantara Jakarta. Rencana itu telah direstui orang tuanya. ’’Saya mau kuliah di Binus Jakarta,’’ ujar pemuda kelahiran 7 Mei 2000 tersebut. (c23/ano)

Sosok Eks Hakim Agung Benjamin Mangkoedilaga di Mata Sang Anak

Rivki - detikNews
Jakarta - Tokoh hukum Indonesia yang juga mantan hakim agung, Benjamin Mangkoedilaga telah berpulang ke Sang Pencipta. Sosok senior di lembaga peradilan Indonesia itu ternyata memiliki sisi lain sebagai sang ayah.

"Papa itu bekerja keras, senang bekerja. Papa bilang, semuanya itu untuk keluarga, seorang yang dekat sekali dengan keluarga. Kadang juga liburan bareng sama papa. Sosok yang sayang cucunya," kata anak sulung Benjamin, Mada Dewi Yustika.

Mada menyampaikan hal ini di rumah duka, Jl Pintu Barat, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2015) malam. Ia menjelaskan, ayahandanya telah menderita sakit sejak lama, bahkan Benjamin pernah memimpin sidang arbitrase menggunakan kursi roda dan tabung oksigen.

"Sakitnya sudah lama, Bapak sudah mau pensiun tapi masih mau sidang di arbitrase. Sidang pakai kursi roda, pakai oksigen, masih terus bekerja. Disuruh berhenti nggak senang, senangnya baca kasus tapi disuruh pensiun nggak mau," ujar Mada.

Lalu, apakah yang menjadi pesan terakhir Benjamin kepada keluarganya? Mada menjawab, ayahnya hanya menceritakan kenangan-kenangan masa lalu.

"Ngomongnya sudah macam-macam, tentang masa lalunya," ucap Mada.

Kamis, 21 Mei 2015

Jokowi Perintahkan Luhut Terima Mahasiswa di Istana

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta. Mereka akhirnya diterima masuk ke dalam Istana untuk berdialog.

‎Pantauan detikcom, Kamis (21/5/2015), 50-an perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta Pusat sekitar pukul 14.30 WIB.

Mereka didampingi Deputi IV Kantor Staf Presiden Eko Sulistyo untuk menemui Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan di Gedung Bina Graha.‎ Mensesneg Pratikno dan Seskab Andi Widjajanto juga ikut dalam pertemuan tersebut.

‎"Akan ditemui oleh Pak Luhut, Mensesneg Pratikno dan Pak Seskab (Andi Widjajanto). Saya diminta Pak Luhut untuk berkomunikasi dengan mahasiswa untuk masuk,"kata Eko Sulistyo.

Eko mengatakan para mahasiswa‎ ini diizinkan masuk atas instruksi Presiden Jokowi. Karena mereka mendesak bertemu, sementara Jokowi sedang berada di Malang, Jatim.

‎"Saya diminta Pak Luhut untuk berkomunikasi dengan mahasiswa untuk masuk. Pak Luhut sendiri mendapatkan perintah dari Presiden untuk menerima Mahasiswa di Istana," ucapnya.

Hingga pukul 15. 20 WIB, pertemuan masih berlangsung tertutup. Pertemuan digelar di ruang rapat besar Kantor Staf Kepresidenan.

Beginilah Suasana Haru saat Jenazah Erri Yunanto akan Dimakamkan

Jpnn
SLEMAN – Jenazah Erri Yunanto, 21, sudah dimakamkan Selasa malam (19/5). Ratusan pelayat membanjiri kediaman Erri di Dusun Biru, Trihanggo, Gamping, Sleman.
Isak tangis dari keluarga, kerabat dan teman-teman pecah saat jenazah mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) itu tiba di rumah duka tadi malam (19/5) pukul 19.56 WIB. Jenazah dibawa dengan mobil ambulans Pemkab Sleman berpelat nopol AB 1656 CE.
Setiba di rumah duka, jenazah yang ditutup peti berwarna putih itu langsung disalati sebanyak lima gelombang. Itu sebagai penghormatan terakhir kepada mahasiswa Jurusan Teknik Industri.
Salat jenazah gelombang pertama dipimpin Asyhadi, gelombang kedua diimami Bupati Sleman Sri Purnomo. Salat gelombang berikutnya dipimpin Sukendar Endro Suharto, Sigit dan ketua relawan Riyanto.
Ayahanda Erri, Bernard Nuryanto, 58, sebelum upacara pemakaman mengungkapkan, anak bungsunya itu meninggalkan kenangan yang sangat manis bagi keluarga. Sepekan sebelum dia berangkat ke Merapi, menjalin hubungan yang harmonis lebih dari sebelumnya.
“Seminggu ini dia tidur tiga hari dengan ibunya, sehari dengan saya,” katanya dengan suara terbata-bata. Erri, kata ayahnya, memang sangat manja dan lebih dekat dengan ibunya.
Setelah disalati, dilakukan serah terima dari relawan kepada kepala Desa Trihanggo. Keluarga mengaku sangat berterimakasih dengan kekompakan warga Dusun Biru yang telah mem-back up pemakaman. “Saya berterima kasih dengan gotong royong masyarakat Dusun Biru dan relawan gabungan,” katanya.
Sementara itu Rektor UAJY G. Sri Nurhartanto mengungkapkan, Erri adalah mahasiswa semester enam yang baik, supel, mudah bergaul dan mengulurkan tangan untuk temannya yang kesulitan
“Kami kaget dia harus mengalami musibah yang berada di luar kemampuan manusia. Kami menyampaikan duka cita dan sedalam-dalamnya atas berpulangnya putra bungsu keluarga Bapak Nuryanto ini,” tuturnya.
Pihak kampus terus memantau  evakuasi dengan mengutus Mapala Palawa, termasuk wakil rektor 1, 2, dan 3. Sampai dengan menjemput dari RSUD Boyolali sampai ke Jogja. “Dia anak yang baik dan tidak akan terlupakan dosen dan pengajar di jurusannya,” ujarnya.
Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada SAR Gabungan Jateng-DIJ, di mana para relawan telah mempertaruhan nyawanya setelah mendengar kabar dan kondisi Erri yang terjatuh ke kawah Merapi.
“Erri menjadi kenangan bagi semua pecinta alam untuk berhati-hati dan mengikuti rambu-rambu pihak berwenang,” kata Nurhartanto dalam sambutan pelepasan.
Sementara kakak Erri, Eki menyampaikan sambutan pelepasan terakhir. Dengan mata berkaca-kaca dan sesekali menghapus air matanya, ia memintakan maaf jika selama ini Erri punya kesalahan dan mohon untuk mendoakan adiknya agar tenang dan mendapat tempat yang baik di sisi Tuhan.
“Dia suka kumpul-kumpul, tapi tidak berharap kumpulnya seperti ini. Bagi Erri, teman adalah segalanya. Saya minta maaf jika Erri punya salah. Satu pesan dia, tetaplah bersahabat karena sahabat bisa jadi saudara,” ungkapnya.
Diiringan salawat dan tangis kerabat serta kawan-kawannya, jenazah penyuka futsal itu pun diberangkatkan ke pemakaman desa setempat pukul 21.12 WIB. (cr3/yan/laz/ong)

Mahasiswa Kecewa dengan Media, Apa Sebabnya?

TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Ahmad Khairudin Syam menginstruksikan pada ketua Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai universitas untuk tidak memberikan pernyataan apapun pada wartawan sebelum demonstrasi berakhir. Hal itu disebabkan karena kecewanya dia pada salah satu pemberitaan dari sebuah situs berita yang menyudutkan mahasiswa.

"Di salah satu situs berita, kami dituduh ingin menjungkalkan Presiden Joko Widodo," keluhnya, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis, 21 Mei 2015.

Menurut dia, seluruh mahasiswa harus tetap fokus pada tuntutannya yaitu mengembalikan subsidi bahan bakar minyak dan menasionalisasi Blok Mahakam dan PT Freeport Indonesia. "Biasanya pertanyaan wartawan bermacam-macam jadi tetap fokus pada tujuan demonstrasi hari ini," tuturnya.

Selain itu dalam demonstrasi hari ini, kata Khairudin, mahasiswa siap bermalam di depan Istana Negara jika tak ada perwakilan Istana yang mau menemui mereka.

Menurut pantauan Tempo, ratusan mahasiswa dari berbagai universitas tampak menggunakan jas almamater masing-masing kampusnya. Beberapa orang terlihat menggunakan ikat kepala putih. Mereka tampak membentangkan spanduk dengan tulisan yang mengkritik kebijakan Jokowi ihwal penetapan harga BBM.

Sebelumnya di sebuah situs berita, menyiarkan kabar jika aksi demonstrasi perwakilan ketua BEM Universitas di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, kemarin (Kamis, 20 Mei 2015) dianggap ingin menjungkalkan Presiden Joko Widodo. Padahal dalam demonstrasi tersebut, tak ada mahasiswa yang menyatakan ingin menjungkalkan Jokowi.

Rupiah menguat menjadi Rp13.125 per dolar

Jokowi Malah Tinggalkan Jakarta, Mahasiswa: Nggak Apa-Apa

 Jpnn
JAKARTA - Ratusan demonstran yang tergabung dalam badan eksekutif mahasiswa (BEM) kecewa karena Presiden Joko Widodo tidak hadir saat mereka melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Kamis (21/5). Presiden yang beken dengan sapaan akrab Jokowi itu justru meninggalkan Jakarta untuk kunjungan kerja ke Jawa Timur dan Sulawesi.
"Jokowi sekarang tidak ada di Istana.  Katanya enggak ke mana-mana hari ini. Enggak apa-apalah, kita tetap akan tuntut Jokowi kawan-kawan," ujar salah satu orator dengan pengeras suara dalam massa aksi di depan Istana Merdeka, Kamis, (21/5).
Dalam aksi itu, para mahasiswa membawa spanduk kampusnya masing-masing. Tak hanya itu, poster dan spanduk yang bertuliskan tuntutan terhadap pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla juga menghiasi aksi unjuk rasa untuk memperingati lengsernya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998 itu.
Di antaranya meminta penurunan harga BBM dan perbaikan sistem harga BBM yang stabil. Selain itu, mereka juga mempertanyakan kinerja para menteri ekonomi di Kabinet Kerja yang dianggap belum bekerja maksimal.
"Mana katanya negara sudah makmur? Makmur yang mana?," teriak para mahasiswa tersebut.
Untuk mencegah adanya penyusup, para demonstran itu berjalan sambil bergandengan tangan. Mereka juga memakai jas almamaternya masing-masing untuk mengenali satu dengan yang lain.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Jalan Medan Merdeka Barat tempat para mahasiswa beraksi tetap dibuka dan dilewati kendaraan. Hanya saja lalu lintas di jalan itu menjadi terhambat karena macet.(flo/jpnn)

Ini Tanggapan KPK Soal 9 Srikandi Pansel Pilihan Jokowi

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Presiden Joko Widodo telah memilih sembilan perempuan dari berbagai latar belakang untuk menjadi tim panitia seleksi (Pansel) pimpinan KPK jilid 4. Pimpinan KPK, Johan Budi mengaku sangat optimistis dengan kinerja 9 srikandi pilihan Presiden Jokowi itu.

"Pemilihan pimpinan KPK saat ini krusial dalam menentukan nasib lembaga KPK ke depan. Peristiwa 'hiruk pikuk' yang dialami KPK di tahun terakhir periode ketiga ini menjadi pembelajaran bagi KPK secara lembaga," kata Johan Budi saat berbincang, Kamis (21/5/2015).

Johan menjelaskan, 9 srikandi yang tergabung dalam tim pansel pimpinan KPK itu akan sangat menentukan kualitas para komisioner yang akan terpilih. Apalagi, pimpinan KPK periode 2015-2019 akan menghadapi tantangan yang lebih berat.

"Pimpinan KPK periode 2015-2019 ini menjadi penting posisinya terutama dalam proses seleksinya," jelas Johan.

Eks juru bicara KPK itu sangat sadar bahwa banyak kepentingan politik yang ingin ikut campur dalam seleksi pimpinan KPK. Tekanan politik ini juga akan menjadi tantangan berat bagi kinerja tim pansel.

"Tentu akan banyak kepentingan politik yang ingin berperan dalam memilih pimpinan KPK. Karena itu dibutuhkan pansel yang kredibel, steril dari kepentingan politik tertentu dan juga kapabel artinya paham benar tentang kebutuhan sosok pimpinan untuk lembaga KPK," tutur Johan.

"Anggota Pansel pimpinan KPK tentu harus steril dari campur tangan atau titipan pihak manapun. Saya melihat pansel pimpinan KPK saat ini kredibel, punya integritas serta multi pakar disiplin imu (karena KPK membutuhkan orang yang tak sekadar paham hukum tapi juga paham manajemen dan teknologi). Selain itu yang saya lihat pansel pimpinan KPK yang terpilih ini tidak terafiliasi atau tidak punya hubungan dengan parpol tertentu," tegas Johan.


Ini Profil 9 Perempuan Anggota Pansel KPK

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan nama-nama panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan KPK. Ada 9 nama pansel yang semuanya adalah perempuan. Siapa saja mereka?

Nama-nama tersebut diumumkan Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2015), sesaat sebelum dirinya bertolak ke Malang, Jawa Timur untuk melakukan kunjungan kerja.

"Pagi ini saya ingin menyampaikan nama Pansel KPK. Saya ingin menekankan komitmen saya pada pemberantasan korupsi.
Semua berkepentingan melawan korupsi, untuk rakyat Indonesia. Indonesia bisa bangkit jadi bangsa yang besar kalau kita bebas, kalau kita bebas korupsi," kata Jokowi.

Berikut 9 perempuan dan profilnya yang ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Pansel Pimpinan KPK:
Pertama, Destry Damayanti, M.Sc. Perempuan ini adalah ahli ekonomi, keuangan dan moneter. Destry juga saat ini menjabat sebagai Chief Executive Director. Destry didaulat Jokowi sebagai Ketua Pansel yang merangkap anggota.

Kedua, Dr Enny Nurbaningsih, SH. Perempuan ini dikenal sebagai pakar hukum tata negara. Beliau juga merupakan Ketua Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Enny ditugaskan menjadi Wakil Ketua sekaligus merangkap anggota Pansel KPK.

Ketiga, Prof. Dr. Harkristuti Haskrisnowo, SH, LLM. Beliau adalah pakar hukum pidana dan HAM. Prof ini juga merupakan Ketua Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkumham. Harkristuti didapuk sebagai anggota Pansel KPK.

Keempat, Ir. Betti S Alisjabana, MBA. Perempuan ini adalah ahli IT dan manajemen. Beliau juga pernah menjabat sebagai Presiden Direktur IBM pada tahun 2000. Betti bertugas sebagai anggota Pansel KPK.

Kelima, Dr. Yenti Garnasih, SH, MH, yang berlatar belakang pakar hukum pidana ekonomi dan pencucian uang. Perempuan bergelar Doktor ini juga bertugas sebagai dosen hukum pidana di Universitas Trisakti. Yenti didaulat Jokowi sebagai anggota Pansel KPK.

Keenam, Supra Wimbarti, M.SC, Ph.D. Perempuan ini merupakan ahli psikologi SDM dan pendidikan. Dia juga merupakan Dekan Fakultas Psikologi UGM. Supra bertugas sebagai anggota Pansel KPK.

Ketujuh, Natalia Subagyo, M.Sc. Perempuan ini seorang ahli tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi. Dia juga pernah menjabat sebagai anggota Tim 9 PSSI. Natalia didaulat sebagai anggota Pansel KPK.

Kedelapan, Dr. Diani Sadiawati, SH, LLM. Beliau adalah ahli hukum. Dia juga menjabat sebagai Direktur Analisa Peraturan Perundang-undangan Bappenas. Jokowi menempatkan Diani sebagai anggota Pansel KPK.

Kesembilan, Meuthia Ganie Rochman, Ph.D. Perempuan ini adalah ahli sosiologi korupsi dan modal sosial, yang merupakan dosen Fisip Universitas Indonesia. Jokowi menugaskan Meuthia sebagai anggota Pansel KPK.

"Saya berharap Panitia Seleksi KPK segera bekerja untuk menyeleksi dan menentukan nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang selanjutnya diserahkan pada Presiden," harap Jokowi.

Garap Istri PNS di Rumah Dinas, Hakim Hastono Dipecat

JPNN.com JAKARTA - Ketua Majelis Kehormatan Hakim (MKH) telah menjatuhkan palu atas Tri Hastono. Ketua Majelis Hakim MKH, Erman Suparman di Gedung MA, Jakarta, Rabu (20/5) mengatakan MKH memutuskan telah memberhentikan Tri Hastono.
Menurut Erman, Tri Hastono diberhentikan sebagai  hakim Pengadilan Negeri Mataram itu karena terbukti telah meniduri K, istri Suyanto, seorang PNS di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Barat.
Tidak hanya sekali, tapi Hastono terbukti telah berhubungan badan dengan K beberapa kali.
"Ada hubungan khusus dengan istri pelapor. Istri pelapor sudah sampai melakukan hubungan suami istri dengan terlapor," kata Erman seperti yang dilansir RM Online (Grup JPNN.com).
Perbuatan mesum bersama K dilakukan Hastono di hotel di Kupang. Tak hanya di hotel, dalam sidang kehormatan juga terbukti Hastono meniduri K di rumah dinasnya.
Atas tindakannya yang bertolak belakang dengan etikanya sebagai hakim, Hastono dijatuhi hukuman pemecatan dan berhak menerima hak pensiun. Putusan MKH ini lebih ringan dari rekomendasi KY yang merekomendasikan pemberhentian tetap tidak dengan hormat (tanpa hak pensiun) terhadap Hastono.
Hastono mengakui perbuatannya dan menyampaikan minta maaf kepada keluarga.
"Hal yang meringankan, terlapor mengakui kesalahan, berjanji pada Tuhan tidak akan mengulangi perbuatannya, dan masih ada tanggungan keluarga," kata Erman. (dem/rmo/awa/jpnn)

Kapolri Titip Pesan untuk Para Demonstran

JAKARTA - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti meminta ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia berunjukrasa dengan tertib. 
Hari ini, Kamis (21/5), para mahasiswa tersebut berunjukrasa untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional. "Saya harap masyarakat ikuti aturan jangan sampai anarkis yang nanti rugikan diri sendiri," ujar Badrodin di Jakarta.
Badrodin mengungkapkan sudah menurunkan sekitar 7.000 personel di seluruh Indonesia untuk mengamankan unjukrasa Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).
Ia memastikan para personel Polri akan melaksanakan tugas pengamanan dengan baik. Sejauh ini, kata Badrodin, tidak ada indikasi akan ada aksi anarkis dari mahasiswa yang berunjukrasa. 
Badrodin pun yakin aksi unjukrasa terutama di depan Istana Merdeka akan berjalan damai karena sebelumnya para mahasiswa BEM sudah bertemu Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan aspirasinya dalam unjukrasa. 
"Kami siapkan personel, lakukan pengamanan dan persyaratan harus layani dengan baik. Silakan berunjukrasa dengan tertib," tandas Badrodin. (flo/jpnn)

Minyak naik karena persediaan dan produksi AS turun

New York (ANTARA News) - Harga minyak dunia naik pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah data menunjukkan penurunan dalam persediaan dan produksi minyak Amerika Serikat.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, naik 99 sen menjadi berakhir pada 58,98 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, lapor AFP.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli, naik 1,01 dolar AS menjadi menetap pada 65,03 dolar AS per barel di perdagangan London.

Data dari Departemen Energi AS menunjukkan pasokan minyak mentah AS turun 2,4 juta barel dalam pekan yang berakhir 15 Mei dengan produksi minyak harian jatuh 112.000 barel per hari menjadi 9,26 juta barel per hari.

"Saya pikir itu sebuah laporan yang cukup bullish pada sejumlah bidang," kata Matt Smith, analis di Schneider Electric.

Penurunan produksi minyak bumi "tidak hanya sedikit, itu adalah gerakan nyata," kata dia.

Minyak mentah berjangka telah turun tajam pada Selasa di tengah kekhawatiran tentang kelebihan pasokan dan kenaikan dolar. Sebuah greenback yang kuat membuat minyak yang dihargakan dalam dolar lebih

mahal, sehingga mengurangi permintaan. Kekhawatiran mereka juga menahan harga minyak mentah dari pementasan reli besar pada Rabu.

"Laporan itu mendukung tetapi pada saat yang sama kita memiliki ancaman penguatan dolar tergantung di atas pasar," kata analis Saxo Bank, Ole Hansen.

Commerzbank mengatakan pasokan yang tinggi akan bertindak sebagai jangkar harga minyak kecuali Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) merubah kebijakan pada pertemuan 5 Juni.

"Pasar minyak akan terus kelebihan pasokan sampai OPEC secara signifikan memangkas produksinya, meskipun ada sedikit kesempatan ini terjadi," Commerzbank mengatakan.

"Strategi mempertahankan pangsa pasar yang dimulai OPEC pada akhir November lalu, kemungkinan akan dikonfirmasi pada pertemuan 5 Juni."

(Uu.A026)

Rabu, 20 Mei 2015

Cerita Mendebarkan Mas Tato, SAR DIY saat Evakuasi Erri dari 'Blank 50'

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Jakarta - Andry Susanto (32) atau akrab disapa Tato termasuk salah satu relawan yang turun ke kawah Merapi untuk mengevakuasi jenazah Erri Yunanto (21), mahasiswa Univesitas Atma Jaya Yogyakarta. Anggota SAR DIY itu mengaku sempat deg-degan sebelum masuk kawah. Ini cerita lengkapnya.

Saat berangkat ke Merapi pada hari Sabtu (16/5) lalu, Tato dan teman-teman sudah menyusun beragam rencana. Termasuk soal siapa yang nanti masuk kawah. Sebagian mengajukan diri, sebagian ditunjuk berdasarkan kemampuan dan kesiapan.

Sesampai di puncak Merapi, tim evakuasi dari berbagai organisasi sudah berkumpul. Masing-masing berbagi peran. 6 Orang di antaranya masuk ke kawah saat temperatur kawah memungkinkan. Karena medannya vertikal, tim kecil ini menggunakan tali layaknya panjat tebing. Mereka turun perlahan hingga di titik 'blank 50'.

"Blank 50 ini merupakan titik teraman. Jaraknya 50 meter dari kawah atau 150 meter dari bibir kawah," kata Tato kepada detikcom melalui telepon, Rabu (20/5/2015).

"Sempat deg-degan juga. Tapi karena sebelumnya kondisi sudah dipantau (dengan drone dan kamera thermal), kami tenang," imbuhnya.

Dari titik blank 50, salah satu anggota tim turun lagi dengan menggunakan masker dan tabung oksigen. Ternyata asap sulfatara tidak terlalu pekat, sehingga posisi jenazah Erri bisa diketahui. Kemudian tim di bibir kawah diminta menurunkan tali untuk mengangkat jenazah.

"Ini evakuasi paling sulit, sebelumnya saya tidak pernah mengevakuasi korban di kawah. Semoga ini pertama dan terakhir," jelas Tato.

Senin (18/5), jenazah Erri diikat. Kemudian keesokan harinya diangkat dengan tali. "Kami bersyukur tidak ada halangan, semua lancar," kata Tato.

Bagi banyak orang, aksi Tato dan relawan termasuk heroik. Tapi Tato tak mau disebut seperti itu. Ia mengaku hanya menjalankan tugas. Menurut dia, tidak ada yang lebih membahagiakan selain suksesnya evakuasi. Usai evakuasi, tidak ada perayaan khusus di kantornya. Tato pulang ke Yogyakarta bersamaan dengan pemakaman Erri di Sleman, Selasa (19/5) malam.

"Nggak, nggak liburan. Ini (saya) di rumah. Cukup ketemu keluarga saja sudah senang," tutup lajang yang di Kantor SAR DIY biasa menangani dokumentasi ini.