Wapres Pilih Komodo Sebagai Tujuh Keajaiban Dunia
Labuan Bajo, NTT (ANTARA News) - Wakil Presiden Boediono, Rabu siang akan memilih Taman Nasional Komodo untuk masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia versi alam atau 7 Wonder Of Nature melalui jaringan internet .

Pemilihan itu dilakukan Wapres Boediono sebagai kampanye agar masyarakat Indonesia berlomba-lomba memberikan suara sehingga mendongkrak popularitas tujuan wisata di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur itu.

Menurut Dirjen Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwandar, Wapres akan tiba di Taman Nasional Komodo dengan helikopter sekitar pukul 13.20 WIT dan selain melakukan Vote Komodo juga akan menggelar dialog dengan masyarakat dan pelaku pariwisata di pulau itu.

Dirjen Sapta Nirwandar menjelaskan, Wapres juga akan melakukan kunjungan lapangan sekitar 40 menit untuk mengetahui dari dekat kehidupan liar Komodo.

Menurut Dirjen, pihaknya menargetkan mampu mengumpulkan sekurang-kurangnya 200 juta voter dalam ajang Vote Komodo untuk New 7 Wonders of Nature.

"Panitia New 7 Wonders sendiri menargetkan ada satu miliar voter untuk ajang ini. Jadi kita harus mendapatkan minimal 200 juta voter untuk komodo," kata Sapta Nirwandar.

Sementara Direktur Sarana Promosi Esthy Reko Astuti mengatakan, jika Taman Nasional Komodo berhasil masuk tujuh keajaiban dunia versi taman nasional maka akan mendongkrak kunjungan wisatawan ke taman nasional itu.

"Tahun ini saja diperkirakan kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo bisa mencapai 45 ribu wisatawan, dan jika berhasil masuk tujuh keajaiban dunia maka optimis angkanya bisa naik sampai 200 ribu wisatawan," katanya.

Esthy Reko Astuti mengatakan, sampai saat ini komodo masih menjadi finalis 28 besar dalam keajaiban dunia baru versi alam. Ke- 28 finalis itu akan dibagi menjadi tujuh kategori sehingga ada empat nominasi di masing-masing kelas.

Pesaing komodo sendiri ada beberapa di antaranya Blackforrest di Eropa dan Amazon yang berada di tiga negara yakni Argentina, Paraguay, dan Brazil.

"Pengumuman pemenang itu dilaksanakan tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 ," katanya.

Direncanakan hadir pada acara itu Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhamad, Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dulla.
(B013/B010)