BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Sabtu, 15 Maret 2014

Pencarian MH 370 Kini Bergeser ke Samudra Hindia

Oleh: Bachtiar Abdullah

INILAHCOM, Kuala Lumpur – Perburuan pesawat raib Malaysia Airlines penerbangan MH 370 kini bergeser ke Samudra Hindia, karena para penyelidik mendapat informasi kemungkinan pesawat tersebut terbang melenceng dari jalur semestinya.
Enam hari sudah berlalu sejak Boeing 777-200ER, yang membawa 239 penumpang, hilang dari layar radar dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing, Sabtu dinihari pekan lalu (8/3/2014).
“Pesawat ini masih raib, area pencarian kini diperluas,” ujar Menteri Perhubungan Malaysia Hishammuddin Hussein, seperti ditulis ABC News, Australia, Jumat malam (14/3/2014).
“Bersama para partner internasional kami, kami mendorong pencarian ke arah timur ke Laut China Selatan dan ke arah barat ke Samudra Hindia.”
“Kita ingin menemukan pesawat ini sesegera mungkin, namun keadaan memaksa kita memperluas upaya pencarian,” tambah Menteri Hishammuddin.
Jumat malam (14/3/2014) Vietnam mengurangi upaya pencarian di Laut China Selatan, setelah Gedung Putih mengindikasikan bahwa titik perhatian kini mesti bergeser ke barat, ke Samudra Hindia dekat pantai barat Thailand dan Malaysia.
Menteri Hishammuddin tak mau berkomentar mengenai laporan-laporan dari AS yang menduga pesawat MH 370 mungkin mengirim data ke satelit setelah hilang dari layar radar.
“Komentar dari para pejabat AS yang tak disebut namanya itu menduga pesawat itu terbang selama beberapa saat sebelum kehilangan kontak, “ kata Hishammuddin.
“Sesuai prosedur standar tim investigasi tidak mau merilis informasi kepada khalayak umum hingga informasi tersebut benar-benar sudah diverifikasi dan dikuatkkan oleh para pihak yang relevan,” kata Hishammuddin.
“Kami pun tidak ingin ditarik ke pernyataaan spesifik tanpa menyebut nama pejabat yang melaporkan dan diberikan media,”tambah Hishammuddin.
Kantor berita Reuters, mengutip “sumber yang kerap terjun dalam penyelidikan pesawat hilang”, mengatakan, radar mililter melacak bukti yang mengarah bahwa pesawat tersebut sengaja terbang sepanjang Semenanjung Malaysia menuju Kepulauan Andaman, Thailand.
Reuters menulis, dua sumber mengatakan, sebuah pesawat tak dikenal yang diyakini para penyelidik adalah penerbangan MH 370 menelusuri rute dengan titik arah navigasi yang benar (yang mengindikasikan pesawat tersebut diterbangkan oleh seseorang dengan pelatihan terbang) saat terakhir tertanggkap radar militer di pantai barat laut Malaysia.

Tidak ada komentar: