Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Lion Air semestinya mau belajar dari
kasus-kasus pencurian yang menimpa konsumennya. Lion Air jangan
mendiamkan saja sehingga kejadian terus berulang. Harus ada perbaikan
untuk pelayanan konsumen.
"Kejadian kehilangan bagasi penumpang
Lion Air sudah sering terjadi dan ini terulang kembali, harusnya pihak
maskapai sudah membersihkan serta mereformasi secara total staf dan
petugas ground handling terutama yg menangani bagasi dari counter
check-in ke pesawat dan pesawat ke pengambilan bagasi," kata anggota
Komisi V DPR Saleh Husin dalam keterangannya di Komplek DPR, Senayan,
Jakarta, Senin (10/2/2014).
Saleh mencurigai ada suatu sindikasi
yang terorganisir yang selalu mengincar bagasi penumpang. Lion Air
semestinya sadar akan hal ini.
"Nah inilah yang harus menjadi
perhatiannya maskapai karena kalau hal ini dianggap remeh maka lama
kelamaan nama perusahan akan hancur. Lion Air harus mencegah pencurian
terulang," jelasnya.
Untuk, lanjut Saleh, pihak kepolisian harus
dapat menangkap aktor utamanya. Tak hanya kepolisian, pihak kemenhub
harus mengambil tindakan tegas karena hal ini sudah berulang kali
terjadi.
"Memang kami memahami maskapai Lion Air sudah melayani
hampir semua daerah di tanah air dan bermanfaat buat masyarakat namun
keamanan dan kenyamanan harus dinomorsatukan. Kemenhub harus membuat tim
investigasi terkait untuk menyelasaikan masalah ini agar tuntas," tutup
dia.
Belasan penumpang Lion Air yang mendarat dari Palembang dan
Padang di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (9/2) protes karena barang
bawaan mereka di bagasi hilang. Pihak Lion Air berjanji akan menelusuri
kasus tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar