Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Para pemotor bandel yang melawan arus di
dekat perlintasan kereta api harus ditertibkan. Selain membuat macet,
mereka juga arogan tak mau mengalah.
Pagi ini, Senin (10/2/2014) sebuah mobil Terios hampir menjadi korban para pemotor yang melawan arus itu.
Sang sopir berada dalam posisi benar karena dia berada pada jalurnya dari arah Stasiun Pasar Minggu menuju arah Tanjung Barat.
Namun
laju mobil itu terhambat para pemotor yang melawan arus. Saat itu macet
memang tengah menjadi-jadi di dekat ruas jalan yang tak jauh dari
perlintasan kereta api Pasar Minggu itu. Kereta hendak lewat.
Mobil
itu mendapat klakson dari arah belakang sehingga mau tak mau dia mesti
maju. Tapi ya itu tadi lajunya terhalang para pemotor arogan yang
melawan arus.
Saat mobil memaksa jalan, beberapa motor
tersenggol. Nah, para pemotor yang melawan arus itu marah-marah mereka
bahkan turun dan menghampiri sopir Terios itu.
Hampir terjadi
kekerasan tapi karena sorakan para pengendara dan pengguna jalan, para
pemotor yang melawan arus itu mengurungkan niatnya dan kembali ke motor
mereka. Hingga akhirnya mobil itu berhasil melewati kemacetan.
Para
pemotor yang melawan arus ini memang mencemaskan. Kemacetan parah rutin
terjadi di dekat ruas ini. Bahkan, kadang para pemotor ini kerap kali
cuek melewati palang kereta, walau sirine sudah berbunyi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar