TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpesan, agar TNI dapat menjaga netralitasnya dalam Pemilu 2014.
"Tahun 2014 kita kembali menyelenggarakan pemilu legislatif dan pemilu presiden, netralitas yang dibuktikan TNI pada Pemilu sebelumnya harus dapat diwujudkan dalam pemilu tahun depan," tegas SBY dalam sambutannya di HUT TNI ke-68 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2013).
Didepan prajurit TNI, SBY juga meminta pimpinan TNI agar kesejahteraan prajurit dapat diperhatikan.
"Kepada pimpinan TNI terus perhatikan dan meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya," katanya.
Hadir dalam HUT TNI ke-68 Kapolri Jenderal Timur Pradopo, para menteri kabinet Indonesia bersatu, dan para purnawirawan TNI.Komandan upacara adalah Brigadir Jenderal TNI Siswoyo Hari Santoso (Danpasmar 1).
Upacara diikuti oleh 5.810 orang berasal dari masing-masing satu batalyon Perwira Menengah TNI, Perwira Pertama TNI, Drumband Taruna TNI, Kementerian Pertahanan.Ada juga satu brigade gabungan terdiri dari tiga batalyon masing-masing Taruna, Wanita TNI dan Pom TNI.
Selain itu, pasukan dilengkapi dengan satu batalyon pasukan perdamaian PBB, sati brigade TNI Angkatan Darat, laut dan udara.
Alat utama sistem senjata yang dipamerkan dalam upacara kali ini masing-masing dua pesawat F16, dua pesawat Hercules C-130, dua pesawat Boeing 737 dan dua triple gun TNI AU.
Dari angkatan darat masing-masing empat pesawat Helikopter yaitu dua Bell 412 dan dua MI 35, enam kendaraan tempur Anoa dan enam Pancer V-150 serta 12 Mer-57 Pertahanan Udara.
Dari TNI AL masing-masing enam kendaraan tempur PT-76, enam kendaraan tempur BTR 50 dan dua howitzer 122.Demonstrasi dalam upacara antara lain fly pass dua pesawat Cesna TNI AU, demo keterampilan prajurit, kolone senapan, demo pertempuran jarak dekat, penerjunan free fall, akrobatik JAT 6 dengan pesawat KT1-Bee dan fly pass empat pesawat Cassa CN 212, delapan helikopter TNI AD.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar