Pewarta: Deny Yuliansari
Jakarta (ANTARA
News) - Ahli psikologi anak, Seto Mulyadi menyebutkan hak asuh orang tua
Abdul Qodir Jaelani bisa saja dicabut, menyusul kecelakaan yang
melibatkan anak di bawah umnur itu Minggu dini hari kemarin.
"Keduanya harus ikut tanggung jawab, anak maupun orang tua," kata Seto di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu.
Namun
tanggung jawab yang dibebankan kepada anak di bawah umur lebih merupakn
"restoratibe justice", sebaliknya, orang tua harus menunjukkan
kemampuannya dalam memasuki kehidupan sang anak dan berperan dalam
kehidupan anak.
"Dalam undang-undang, kalau tidak mampu, kuasa asuh bisa dicabut," katanya.
Lebih
lanjut Seto menjelaskan bahwa selama ini hak asuh ada di tangan Maia,
hanya saja ketiga anak mereka, Al, El dan Dul lebih sering bersama
dengan Ahmad Dhani.
"Kalau ada masalah seperti ini, harus ditegaskan lagi siapa yang berwenang mendapatkan hak asuh," katanya.
Seto
menyebutkan seharusnya Dhani bisa lebih mengawasi dan mengontrol sang
anak, namun lingkungan juga ikut memengaruhi. Seto meminta pihak
berwajib melakukan sosialisasi perihal anak di bawah umur yang membawa
kendaraan.
"Anak di bawah umur itu mudah meledak dan tidak stabil," katanya.
Dul
terlibat kecelakaan beruntun dengan tiga kendaraan lainnya yang
menyebabkan enam nyawa melayang dan sepuluh borang dilarikan ke rumah
sakit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar