VIVAnews - Mengaku sebagai perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris di Mabes Polri, seorang pemuda di Depok harus berhadapan dengan hukum. Teddy Setiadi, 31, ditangkap Kamis kemarin setelah salah satu korbannya melapor ke Polresta Depok.
Teddy yang sehari-hari bekerja sebagai debt collector itu sudah setahun lebih menjadi polisi gadungan.
Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Agus Salim, mengatakan, selain biar ditaksir cewek, Teddy mengenakan seragam Polri dan menenteng-nenteng senjata untuk menarik motor kreditan. Akibat perbuatannya, dia dijerat dengan pasal Undang-undang Darurat dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
"Ancaman yang kami kenakan cukup tinggi karena pelaku kedapatan menyimpan pistol jenis airsoft gun lengkap dengan amunisinya. Ini sesuai dengan Undang-undang Darurat. Selain itu juga, pelaku kami ancam dengan pasal 378 tentang penipuan," kata Agus pada VIVAnews, Jumat 14 Februari 2014.
Agus memastikan Teddy tidak cacat mental atau gangguan jiwa. Aksinya itu dilakukan secara sadar dengan dalih untuk memikat hati dua gadis yang disukainya.
"Ya, dia ini sampingannya kerja sebagai penagih utang. Dia juga mengambil motor di dealer tanpa bayar DP. Ya itu tadi, dengan gaya polisinya dia berhasil mengelabui karyawan toko," kata Agus.
Teddy Setiadi diringkus di tempat persembunyiannya di kawasan Kemirimuka, Beji, kemarin. Dari tangannya polisi berhasil menyita seragam berserta pangkat dan atribut serta satu pucuk pistol jenis airsoft gun. (eh)
Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Agus Salim, mengatakan, selain biar ditaksir cewek, Teddy mengenakan seragam Polri dan menenteng-nenteng senjata untuk menarik motor kreditan. Akibat perbuatannya, dia dijerat dengan pasal Undang-undang Darurat dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
"Ancaman yang kami kenakan cukup tinggi karena pelaku kedapatan menyimpan pistol jenis airsoft gun lengkap dengan amunisinya. Ini sesuai dengan Undang-undang Darurat. Selain itu juga, pelaku kami ancam dengan pasal 378 tentang penipuan," kata Agus pada VIVAnews, Jumat 14 Februari 2014.
Agus memastikan Teddy tidak cacat mental atau gangguan jiwa. Aksinya itu dilakukan secara sadar dengan dalih untuk memikat hati dua gadis yang disukainya.
"Ya, dia ini sampingannya kerja sebagai penagih utang. Dia juga mengambil motor di dealer tanpa bayar DP. Ya itu tadi, dengan gaya polisinya dia berhasil mengelabui karyawan toko," kata Agus.
Teddy Setiadi diringkus di tempat persembunyiannya di kawasan Kemirimuka, Beji, kemarin. Dari tangannya polisi berhasil menyita seragam berserta pangkat dan atribut serta satu pucuk pistol jenis airsoft gun. (eh)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar