BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Selasa, 01 Juli 2014

Kapolri Prihatin Atas Pembunuhan Anggota Brimob

Oleh: Anton Hartono

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Sutarman mengaku prihatin dengan kasus tewasnya seorang anggota Brimob Detasemen B Satuan III Pelopor, Bharada Rizki Dwi Wicaksono di Jalan Akses UI, Depok.

Sutarman mengatakan, setiap anggota Polri yang tewas dalam bertugas akan mendapat perhatian dari pimpinan Polri, khususnya untuk keluarga korban. Meski demikian Sutarman tidak menyebut secara rinci bantuan apa saja yang akan diberikan.

"Saya prihatin ada keluarga korban yang mencari penghidupan dengan menjadi buruh cuci. Saya kira ini perlu jadi perhatian segenap pimpinan Polri. Karena mereka rela melaksanakan tugas negara, bahkan mengorbankan jiwa. Kita akan bantu keluarga korban, saya turun ke kesatuan, saya ketemu dengan keluarga korban, namun mungkin tidak terpublikasikan," jelasnya, Selasa (1/7/2014).

Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota Brimob bernama Rizky Dwi Wicaksono berpangkat Bharada, tewas dianiaya sekelompok orang di kawasan Universitas Indonesia (UI) Depok. Berdasarkan kronologi kejadian tewasnya Bharada Rizky dari laporan yang diterima Polda Metro Jaya menyebutkan, korban baru pulang tugas sebagai Tim Ekspedisi NKRI dan hendak melanjutkan cuti untuk pulang ke kampung halamannya di Pasuruan, Jawa Timur.

Pada Selasa (1/7/2014) dini hari tadi, korban berangkat dari Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok menggunakan taksi bernopol B 2614 BL untuk menuju Bandara Soekarno-Hatta. Namun saat melintas di kawasan UI, taksi yang ditumpanginya dihadang oleh sedikitnya 10 orang menggunakan lima sepeda motor dan langsung menyerang korban.

Akibatnya korban mengalami luka-luka di punggung sebanyak lima tusukan, bagian kepala belakang dijahit, bagian jari dan tangan mengalami robek dan bibir memar. Setelah itu, korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Brimob oleh anggota Marinir bernama Lettu Ikpan yang kebetulan melintas. Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong hingga akhirnya meninggal dunia.[bay]

Tidak ada komentar: