BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Jumat, 11 Juli 2014

DPRD DKI Bentuk Pansus Tindak lanjuti Temuan BPK

Oleh: Bayu Hermawan

INILAHCOM, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menindak lanjuti temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang laporan keuangan DKI tahun anggaran 2013.

Ketua DPRD DKI Jakarta Ferrial Sofyan mengatakan, temuan dari BPK itu harus ditindaklanjuti, karena akan digunakan sebagai rekomendasi laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2013.

"Kita buat pansus. Yang jelas sudah dipertanyakan. Dan saya sudah liat jawaban Pak Gubernur, tapi tidak menyinggung dengan tajam. Nah ini akan ditanyakan ulang oleh kita pada waktu kita menerima laporan pertanggung jawaban," katanya, Kamis (10/7/2014).

Ferrial melanjutkan, DPRD akan meminta penjelasan terkait 86 temuan BPK, yang 11 diantarannya menjadi sorotan. Salah satunya yakni pembelian bus Transjakarta serta pembangunan kampung deret yang berdiri di atas lahan milik negara. DPRD akan meminta penjelasan secara lengkap mengenai temuan BPK itu.

"Harus dikupas. Itu penggunaan uang negara untuk membangun rumah orang yang tidak pada tempatnya, rumah itu rumah liar yang dibangung di atas tanah negara," ucapnya.

Ia menegaskan jika Pemprov DKI Jakarta tidak mampu menjelaskan secara rinci mengenai temuan BPK tersebut, laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2013 tidak akan diterima alias ditolak. Namun penolakan tersebut tidak akan berdampak banyak terhadap penyelenggaraan negara.

"Bisa saja pertanggungjawabannya tidak kita terima. Tapi itu sesuai dengan UU dia hanya rekomendasi, tapi tidak ada dampak impeachment. Kan hanya semacam evaluasi," tandasnya.[bay]

Tidak ada komentar: