BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Selasa, 26 Mei 2015

Hebat! Hidup Sederhana Dosen Unair Pemilik Rp 6 M yang Pakai Sepatu Jebol

Andi Saputra - detikNews
Jakarta - Calon hakim agung Lanny Ramly menarik perhatian Komisi Yudisial (KY) karena gaya hidup sederhananya. Meski bergelar doktor dengan kekayaan Rp 6 miliar, namum dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH Unair) itu tidak terjebak pola hidup hedonis.

"Saya sangat apresiasi yang dilakukan Dr Lanny Ramli. Dia menurut saya merupakan manusia langka. Dalam realitas masyarakat Indonesia sekarang, saya menduga dari 100 orang Indonesia yang bergelar doktor, mungkin hanya Dr Lanny Ramli yang mau hidup sangat hidup," kata sosiolog Musni Umar saat berbincang dengan detikcom, Selasa (26/5/2015).

Dalam daftar kekayaannya, Lanny memiliki sebuah rumah yang ia beli mencicil dan sudah lunas. Ia juga memiliki 2 unit apartemen yang disewakan. Dia juga memiliki sebuah kos-kosan 8 pintu dengan tarif Rp 200 ribu per kamar. Adapun rumah di Situbondo merupakan warisan dari mertua. Ia juga mempunyai sebidang tanah yang dibelikan suaminya atas nama anaknya. Tabungannya sendiri terdapat saldo Rp 617 juta.

"Oleh karena lingkungan sosial Indonesia sangat jarang ditemukan manusia seperti Dr Lanny. Pertama, perempuan pada umumnya sangat mengutamakan penampilan dan fashion, sehingga sangat jarang ada perempuan yang berpendidikan tinggi memiliki penghasilan dan tabungan yang memadai mau hidup sangat sederhana," ucap Wakil Rektor Universitas Ibnu Khaldun ini.

Alasan kedua mengapa Dr Lanny disebut manusia langka sebab lingkungan pergaulan dan berbagai macam media sangat mendorong setiap orang untuk hidup tidak sangat sederhana seperti yang ditunjukkan Dr Lanny.

"Alasan ketiga, pejabat dan masyarakat Indonesia tengah berubah menjadi masyarakat yang sangat hedonis. Hebatnya Dr Lanny tidak terpengaruh," ujar Musni.

Untuk menghilangkan stres, Dr Lanny gemar karaoke di saat kerabat dan rekan-rekannya mendapat kenaikan pangkat atau ulang tahun. Tapi bagai Lanny, kebahagiaan terbesar adalah bisa bertemu dengan anak-anaknya dan bercengkerama bersama.

"Manusia langka seperti Dr Lanny bisa menjadi contoh teladan di dalam masyarakat Indonesia. Sebaiknya Dr Lanny diberi kesempatan untuk mengabdi sesuai bidang yang dipilih karena yang bersangkutan bisa mengilhami masyarakat untuk hidup sederhana dan mau menabung untuk masa depan," cetus Musni.

Salah satu alasan Lanny hidup sederhana karena single parent dan harus membiayai dua anaknya. Ia harus hidup hemat demi masa depan anak-anaknya.

"Saya rajin menabung karena single parent. Baju kadang-kadang saya pakai sampai 15 tahun, sepatu sampai sobek. Baju dua minggu digilir-gilir, itu bisa. Tapi alhamdulillah, saya punya lebih dari 14 baju," kata Lanny yang juga mengajar di berbagai perguruan tinggi swasta di Surabaya ini.

Tidak ada komentar: