BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Jumat, 29 Mei 2015

Korupsi APBD DKI, Polri Sidik Pengadaan Printer dan Scanner Senilai Rp 150 M

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri mulai memasuki babak baru pengusutan korupsi APBD DKI Jakarta. Selain mengusut korupsi pengadaan UPS di Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Menengah di Jakarta Barat dan Selatan, giliran pengadaan scanner dan printer yang mulai masuk dalam APBD 2014 di Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat.

"Sudah masuk dalam tahap penyidikan," kata Direktur Tipikor Bareskrim Brigjen Ahmad Wiyagus, di Mabes Polri, Jumat (29/5/2015).

Mantan Direktur Pengaduan Masyarakat KPK ini mengatakan, modus dugaan korupsi pengadaan printer dan scanner 3D adalah dengan me-mark up harga kedua alat tersebut. Juga ada kejanggalan dari proses pengadaan yang tidak sesuai aturan.

Sejumlah saksi sudah diperiksa dalam penyidikan tersebut guna mencari titik terang tersangka. "Sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 14 orang, termasuk kemarin Kepsek SMAN 17," kata Wiyagus.

Penyidik masih menunggu hasil audit investigasi BPK terkait dengan korupsi tersebut. Adapun terkait nilai proyek, dua alat tersebut dihargai senilai Rp 150 miliar.

Tidak ada komentar: