BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Senin, 26 September 2011

Sampai di RS Polri, Jenazah akan Langsung Diidentifikasi

Moksa Hutasoit - detikNews

Jakarta - Jenazah pria yang meledakan tubuhnya di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Solo masih dalam perjalanan menuju RS Polri Kramat Jati. Sesampainya di rumah sakit tersebut, tim dokter akan segera langsung melakukan proses indentifikasi jenazah pelaku ledakan itu.

"Kita sudah siap untuk menanganinya," ujar Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Budi Siswanto kepada detikcom, Senin (26/9/2011).

Budi menjelaskan, jika data-data pendukung seperti KTP masih ada di dalam diri pelaku, proses identifikasi akan menjadi lebih mudah. Namun dia belum mendapat informasi data apa saja yang ada atau masih ada di dalam diri pelaku.

"Tapi kalau dilihat, wajahnya masih utuh yah," jelas Budi.

Meski begitu, pihaknya tidak mau terburu-buru dalam menentukan identitas pelaku bom tersebut. Jika sudah ada kesimpulan sementara, pihaknya akan mengecek ulang kepada keluarganya.

"Jika kita yakin misalnya si A, nanti keluarganya akan kita cek juga," tandasnya.

Seorang pria melakukan bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Pria itu tewas seketika dengan luka parah di bagian perut. Jenazahnya dievakuasi dari TKP ke RS Bhayangkara, Semarang. Namun untuk keperluan identifikasi mendalam, jenazah pria itu dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta. Malam ini jenazah dibawa ke Jakarta melalui perjalanan darat.

Tidak ada komentar: