BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Minggu, 30 November 2014

Dirut Pertamina Minta Masukan Tim Reformasi Tata Kelola Migas

VIVAnews - Manajemen baru PT Pertamina kini memprioritaskan transparansi perusahaan. Maka, sebagai langkah awal, perusahaan energi pelat merah ini akan bertemu dengan Tim Reformasi Tata Kelola Migas pada minggu depan.

"Insya Allah (kami bertemu) mingga depan," kata Dirut Pertamina, Dwi Soetjipto, di Jakarta, Minggu 30 November 2014.

Dwi mengatakan bahwa BUMN migas ini memerlukan masukan dari tim yang diketuai oleh Faisal Basri. Tak hanya itu, mereka juga akan bekerja sama dengan Tim Reformasi Tata Kelola Migas tersebut.

"Kami sebagai manajemen Pertamina akan membutuhkan masukan. Kami akan bekerja sama dengan tim reformasi itu agar transparan," kata dia.

Seperti yang diketahui, Dwi memang punya beberapa prioritas di perusahaan tersebut setelah ditunjuk menjadi pimpinan Pertamina. Yang pertama, menjadikan Pertamina untuk turut berperan dalam kemandirian ekonomi bangsa.

"Kedua, efisiensi produktivitas. Efisiensi dalam bisnis dan produktivitas itu dalam kilang pengeboran. Harapannya, kami bisa meningkatkan kinerja Pertamina," kata dia.

Ketiga, transparansi bisnis Pertamina. "Seluruh pihak yang berkepentingan terhadap masalah pengelolaan energi dan kami junjung tinggi aspek tadi efisiensi dan produktivitas," kata dia. (ren)

Tidak ada komentar: