BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Sabtu, 31 Januari 2015

Tawa Lepas Jokowi Saat Bersama Prabowo dan Habibie

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dua pekan terakhir ini dipusingkan dengan konflik Polri versus KPK. Meski begitu, Jokowi tetap tersenyum menghadapi semua persoalan tersebut.

Kamis (29/1/2015), Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto menemui Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat. Prabowo yang mengenakan batik warna cokelat ini datang dengan kendaraan Lexus putih B 17 GRD. Begitu tiba, Prabowo langsung disambut Jokowi masuk ke Istana Bogor untuk melakukan pertemuan tertutup.

Setelah pertemuan tersebut, mereka pun menggelar konferensi pers bersama. Dua wajah yang dulu 'berseteru' di Pilpres 2014 kini berganti penuh senyum dan tawa lepas. Tak tampak ketegangan dan kekakuan dari raut wajah keduanya.

Di awal pidatonya, Prabowo menyampaikan komitmennya untuk mendukung pemerintah.

"Saya menyampaikan komitmen saya untuk mendukung usaha kita bersama, beliau sebagai eksekutif, kami di luar eksekutif, sama-sama untuk membangun bangsa, menjaga keutuhan bangsa dan menanggulangi kemiskinan," kata Prabowo.

Jokowi yang mengenakan batik hijau pengan panjang berdiri disamping Prabowo. Dia terlihat menyimak apa yang disampaikan Prabowo sambil sesekali tersenyum dan tertawa lepas. Mungkin ini sinyal positif bagi Jokowi ketika dalam kondisi seperti saat ini, ia mendapat dukungan dari lawan politiknya.

Sementara itu sore harinya, Jokowi bertemu dengan dengan BJ Habibie di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan itu, Jokowi mendapat dukungan moral dan pujian. Habibie optimistis pemerintahan di bawah Jokowi akan bisa lebih baik dibandingkan dengan era sebelumnya. Lagi-lagi senyum lebar tak lepas dari wajah Jokowi usai pertemuan tersebut.

“Saya yakin he must be better dari eyangnya, dari pakdenya. Kalau enggak ya enggak ada progress. Lihat kesusksesan kepemimpinan itu dilihat dari kesuksesan yang dipimpinnya,” kata Habibie.

Seskab Andi Widjajanto mengatakan pertemuan dengan Prabowo dan Habibie dirancang sejak Minggu (25/1/2015) malam. Pertemuan tersebut atas permintaan dari Prabowo dan Habibie.

"Pak Habibie telepon minta waktu, dijadwalkan hari (Kamis) oleh Presiden. Tadinya Pak Prabowo dijadwalkan jam 17.00 WIB, setelah Pak Habibie, tapi karena ada waktu kosong lebih awal dan Pak Prabowo setuju dimajukan," tuturnya.

Tidak ada komentar: