BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Selasa, 17 Mei 2011

Komisi VIII DPR Berkelit Soal Pemecatan Staf Ahli

NILAH.COM, Jakarta - Pemecatan Astri Sinaga sebagai staf ahli Komisi VIII DPR, rupanya tidak diketahui oleh seluruh anggota Komisi VIII DPR.

"Aduh, saya nggak tahu pemecatan itu" ujar anggota Komisi VIII DPR, Muhammad Lutfi, saat dihubungi INILAH.COM, Selasa (15/5/2011).

Politisi Partai Golkar ini mengaku tidak mengenal staf shli Komisi VIII tersebut. "Siapa Astri Sinaga itu," tambahnya.
Astri adalah staf ahli yang menyebutkan alamat email komisi8@yahoo.com saat Komisi VIII menggelar pertemuan dengan Perghimpunan Pelajar Indonesia di Australia.
Saat itu Astri mengaku gugup ketika ditanya mengenai alamat email sehingga spontan menjawab alamat email yang keliru. Namun demikian, saat itu anggota Komisi VIII dari Fraksi Golkar Zulkarnaen Djabar membenarkan pernyataan Astri.

Menurut Lutfi, dalam rapat hasil evaluasi kunjungan kerja kemarin, tidak ada pembicaraan tentang pemecatan Astri Sinaga. "Waktu kemarin, kita rapat. Tidak ada pembicaraan soal itu," tuturnya.

Namun begitu, politisi dari Partai Golkar itu mengatakan, akan membicarakan masalah pemecatan Astri dalam rapat dengan Menteri Agama pada esok hari. "Besoklah, kita bicarakan ini." janjinya.

Seperti diberitakan, Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Kadir Karding membenarkan, staf ahli tersebut akan mengundurkan diri. Pengunduran diri akan dilakukan karena ia membaca sejumlah pernyataan Ketua DPR RI mengenai insiden itu di sejumlah media massa.

"Setelah membaca pernyataan Pak Marzuki, tampaknya yang bersangkutan akan mengundurkan diri. Yang jelas ini pelajaran bagi semua staf tenaga ahli dan semua yang terlibat harus lebih hati-hati," ujar Abdul Kadir Karding di Gedung DPR RI, Jumat (13/5/2011). [mah]

Tidak ada komentar: