INILAH.COM, Jakarta - Jumlah anggota DPR yang kerap bolos dalam
setiap sidang ternyata jauh lebih tinggi jumlahnya dari anggota DPR pada
periode 2004-2009. Hal itu juga dibarengi dengan kinerja para dewan
yang cukup buruk.
Penilaian itu disampaikan pengamat
politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro.
Menurutnya, berdasarkan hasil penelitian terhadap kinerja anggota DPR
pada periode 2004-2009, kehadiran serta kinerja DPR sangat tidak
memuaskan.
"Sebetulnya kalau perhituangan 2004-2009 ternyata itu
juga tidak begitu menggembirakan, dalam hal legislasi, pengawasan,
anggaran. Tapi periode sekarang ini justru ternyata lebih tidak
menggembirakan," kata Siti, kepada INILAH.COM, Jakarta, Rabu
(16/5/2013).
Menurutnya, para dewan yang terhormat itu telah
menciderai sumpah jabatan serta mengabaikan kepercayaan konstituennya di
daerah. Sebab, meski terdapat beberapa anggota yang bekerja secara
maksimal, namun hal itu tidak tidak sebanding dengan anggota yang kerap
membolos dalam setiap rapat komisi dan sidang DPR.
"Kalau pun
sedikit ada anggota dewan tapi tidak bisa menutupi anggota dewan secara
keseluruhan. Padahal mereka sudah disumpah bekerja untuk rakyat, mereka
sudah diberikan kepercayaan oleh rakyat," tegas Siti. [mes]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar