BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Selasa, 10 Februari 2015

Alasan Jokowi Hadiri Acara MoU Proton-Hendro

Bisnis.com, Manila - PT Adiperkasa Citra Lestari menandatangani kerja sama dengan Proton yang melahirkan kembali isu pembuatan mobil nasional di Indonesia karena dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Namun Jokowi mengatakan kehadirannya dalam acara tersebut karena diundang oleh Komisaris Proton Mahathir Mohamad dan PM Malaysia Datuk Seri Najib Razak. “Jadi, kemarin diundang Dr Mahathir dan Pak PM Najib Razak. Ya, saya datang," ujarnya di Hotel Diamond, Manila, sebelum mengunjungi Rizal Park Monument, Filipina, Senin, 9 Februari 2015.

Saat itu Jokowi datang ke Malaysia dalam rangka kunjungan kenegaraan tahap pertama sejak menjabat Presiden RI. Dalam kunjungannya, Jokowi didampingi adalah Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, serta Dubes RI untuk Malaysia Herman Prayitno.

Jokowi belum tahu gambaran besar kerja sama otomotif tersebut karena masih melakukan studi kelayakan. "Belum, FS-nya juga belum. Saya mesti lihat feasibility study-nya seperti apa, kemudian target yang mau dicapai sebetulnya apa," ujarnya.

Rachmat Gobel menuturkan Proton akan melakukan studi kelayakan selama enam bulan ke depan. Pemerintah Indonesia membuka lebar pintu investasi pembangunan pabrik mobil Proton tersebut.

Source: JIBI

Tidak ada komentar: