BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Selasa, 20 Oktober 2015

FEBRUARI MULAI KEMARAU LAGI, PEMERINTAH SIAPKAN LANGKAH PENCEGAHAN KARHUTLA

 LAPORAN: HILMAN RASYID
RMOL. Pemerintah sebelumnya lebih banyak melakukan aksi penanganan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan (karhutla). Tapi sekarang pemerintah mulai akan mengambil langkah pencegahan.

"Oleh karena itu langkah pencegahan tersebut sedang dilakukan oleh Kementerian LHK bahkan sudah dilakukan sejak sekarang dan sudah dikomunikasikan ke daerah. Akan tetapi pemerintah daerah memerlukan acuan yang rinci dan sangat teknis sehingga hal itu juga sedang kita selesaikan," ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya di kantornya, Senin (19/10).

Dia menjelaskan bahwa kerangka besar pencegahan itu sudah diberitahukan kepada pemerintah daerah termasuk langkah-langkahnya. Seperti zonasi kawasan lindung gambut dan tata kelola lahan gambut secara keseluruhan.

Menurutnya, yang sudah bisa diambil keputusan adalah moratorium untuk perizinan seluruhnya di lahan gambut. Kemudian tidak boleh lagi diperpanjang walaupun sudah punya izin prinsip di lahan gambut.

"Jadi ada langkah-langkah kita yang sudah bisa kita lakukan bahkan sejak sekarang. Mengapa harus sejak sekarang? Karena mulai bulan Februari minggu ketiga sampai bulan Maret itu pasti panas lagi kalau kita lihat periodisasi hotspotnya," tandas politikus Nasdem ini.

Dia sendiri mengakui kebakaran lahan dan hutan yang terjadi saat ini sangat luar biasa. Karena arealnya yang begitu luas serta apinya juga muncul begitu rupa.

Bahkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebenarnya juga sudah memberikan prakiraan bahwa menjelang akhir Oktober bagian equator ke bawah, yaitu provinsi-provinsi se-Jawa, Nusa Tenggara Barat dan Timur, Maluku dan Papua juga akan mengalami kebakaran hutan. [zul]

Tidak ada komentar: