BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Minggu, 24 April 2011

Granat & Bom Siap Pakai Ditemukan di Rumah Mertua Pepi di Bekasi

Aprizal Rahmatullah - detikNews

Jakarta - Tim gegana Polri menemukan sejumlah bom siap pakai di rumah otak bom buku Pepi Fernando. Selain itu sejumlah bahan-bahan yang dipakai untuk bom juga ditemukan di rumah Jalan Seruni II No 14 Blok CE, RT 08/19 Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Bekasi Barat itu.

"Pada 23 April (Sabtu) telah dilakukan penggeledahan di rumah Pepi (di Harapan Indah Bekasi) ditemukan BB sebagai berikut: 1 granat nanas, 1 buah campuran adonan bahan peledak diameter 3 cm, casing bom model roket belum terisi siap jadi casing bom, bom model kaleng 5 buah dan 1 buah sudah siap dengan isi, bahan bom yang sudah jadi 2 buah, casing bom model kotak 1 buah, solder 1 buah, potongan pipa besi, timer jam dinding," ujar Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar.

Hal itu disampaikan Boy melalui pesan singkat, Minggu (24/4/2011). Boy mengatakan barang bukti tersebut selanjutnya dibawa untuk diperiksa Puslabfor. Sementara untuk bom, pihaknya akan melakukan penjinakan.

"Selanjutnya BB berbahaya diserahkan unit Jibom Gegana untuk dinonaktifkan, sedangkan bahan yang lain dianalisa tim labfor Mabes Polri," jelasnya.

Sebelumnya, sekitar 20 petugas kepolisian menggeledah rumah mertua Pepi pagi dini hari. Polisi menyita sejumlah buku Pepi dan tas.

Rumah berukuran sekitar 8 x 20 meter itu telah digaris polisi sejak Sabtu (23/4/2011) dini hari. Pepi disebut-sebut sebagai otak bom buku dan bom Gereja Christ Cathedral di Serpong.

Pepi Fernando merupakan sutradara dan mantan pekerja infotainment. Istri Pepi dikabarkan bekerja di Badan Narkotika Nasional (BNN) pimpinan Komjen Pol Gories Mere.

Tidak ada komentar: