BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Minggu, 01 Mei 2011

SBY: Jangan Tarik Petani ke Politik

"Kesadaran itu penting, agar keberadaan petani dan nelayan di Indonesia tidak terkotak."

VIVAnews - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan semua elemen untuk tidak menarik kelompok petani dan nelayan ke ranah politik. SBY menegaskan keberadaan petani dan nelayan adalah sebagai pelaku utama dalam mewujudkan dan menjaga ketahanan dan ketersediaan pangan di Indonesia.

"Kesadaran itu penting, agar keberadaan petani dan nelayan di Indonesia tidak terkotak-kotak," kata SBY saat menghadiri pencanangan 'Gerakan Nasional Atasi Anomali Iklim Bersama-sama' di Desa Lebo, Kecamatan Kota, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Jumat, 14 Januari 2011.

Selebihnya, SBY memberikan apresiasi kepada Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) sebagai pemrakarsa acara tersebut.  "Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada KTNA yang cerdas dalam menyikapi persoalan dengan cepat mengambil jalan keluar dalam menghadapi anomali iklim."

Dalam kesempatan itu, SBY juga mengajak masyarakat untuk bisa merubah kebiasaan konsumtif dan berlebihan. Di antaranya, dengan melakukan penghematan pada semua kebutuhan. Sementara kepada petani dan nelayan diminta untuk bisa adaptif dan inovatif menghadapi iklim ekstrim yang terjadi.

"Anomali iklim yang terjadi beberapa tahun terakhir ini memang mengganggu produktifitas. Belum lagi harga pangan dunia meroket yang berpengaruh pada harga pangan nasional," kata SBY.

Tidak ada komentar: