Mesuji, Lampung (ANTARA News) - Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) masih mengumpulkan data terkait kerusuhan antara warga dan PT Silva Inhutani dengan PT Barat Selatan Makmur Investindo (PT BSMI).

Juru Bicara TGPF Indriaswati Dyah Saptaningrum, Sabtu, di Mesuji mengatakan pengumpulan data tersebut dengan cara menyebar tim ke lokasi kejadian di Register 45 Desa pekat Jaya dan Desa Sritanjung Kabupaten Mesuji, Lampung, serta Desa Sodong, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

"Langkah pertama kami adalah dengan mendatangi korban kerusuhan," kata dia.

Ia mengatakan, tim memberikan kesempatan kepada warga untuk mengungkapkan keluh kesah masyarakat yang menjadi korban kerusuhan.

Kemudian itu, Indri melanjutkan, akan memanggil pihak Kepolisian Daerah Lampung dan perusahaan.

"Sayang perjalanan kami tidak begitu mulus, sehingga dalam pengumpulan data kurang maksimal karena sempitnya waktu yang diberikan, tapi untungnya kami punya tim asisten yang lebih dulu tiba di desa ini untuk mangumpulkan data lebih dalam lagi" ujar Indri.

Setelah itu, ia melanjutkan, tim akan bergerak ke Desa Sodong Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, melalui perjalanan air dengan perahu dari Desa Sritanjung.
(ANT046)