BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Jumat, 31 Mei 2013

Ada 153 Rumah Camat Lurah Jakarta yang Terancam Digusur

VIVAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Senin 27 Mei 2013 mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendata rumah dinas camat dan lurah yang ada di Ibu Kota. Nantinya, rumah dinas itu akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) dan tempat berjualan pedagang kaki lima (PKL).
"Kami lagi kumpulkan dulu datanya. Nanti kalau sudah selesai mau laporkan ke Pak Gubernur. Sehingga nanti Pak Gubernur yang putuskan dibongkar atau tidak," kata Basuki di Balai Kota DKI, Jakarta.

Menurut Ahok, Pemprov DKI akan memilah-milah mana rumah dinas camat dan lurah yang harus dibongkar. Yang pasti, rumah dinas yang akan dibongkar yang sudah tua, rusak dan materialnya sudah rapuh.

"Kalau masih bagus-bagus ya tidak dibongkar. Saya belum tahu wilayahnya di mana saja. Kami mesti cek dulu. Nanti ketahuan mana yang bagus, mana yang tidak. Datanya di BPKD, karena aset ada di sana," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Perubahan Status Aset Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI, Hafid menyebut saat ini rumah dinas camat dan lurah yang terdata sebanyak 153 rumah. Di antaranya, 29 rumah dinas camat dan 124 rumah dinas lurah.

"Mungkin dulunya ada rumah dinas bekas camat dan lurah. Tetapi belum termonitor oleh kami. Karena hasil pendataan kemarin kami belum tahu," ujar Hafid. (Umi)

Tidak ada komentar: