BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Jumat, 23 November 2012

Istana: Laporan Dipo ke KPK Atas Inisiatif Sendiri

Mega Putra Ratya - detikNews

Jakarta - Sekretaris Kabinet Dipo Alam melaporkan tiga kementerian yang diduga melakukan kongkalikong anggaran. Laporan tersebut atas inisiatif Dipo sendiri, bukan atas perintah Istana.

"Tapi bahwa kemudian itu dilanjutkan ke KPK saya kira itu karena memang inisiatif Pak Dipo Alam yang menganggap bahwa ini kewenangan KPK yang bisa menindaklanjuti atau proses laporan," kata Jubir Presiden Julain Aldrin Pasha, Jumat (23/11/2012).

Menurut Julian, Dipo Alam hanya meneruskan laporan dari PNS soal kementerian yang diduga terkait kepada KPK. Pihak Istana menyerahkan sepenuhnya kepada KPK atas laporan tersebut.

"Tinggal nanti diproses bagaimana dari hasil laporan itu, kan itu bukan dari Seskab, Seskab hanya meneruskan laporan dari kementrian-kementerian terkait," paparnya.

Julian mengatakan sepengetahuannya presiden tidak pernah menyinggung soal laporan Dipo ke KPK.

"Yang saya ketahui itu tidak disinggung, mengenai laporan seskab, kepada presiden tentang rencana untuk ke KPK, tapi bahwa laporan dari masing-masing kementerian kemudian itu dilaporkan ke presiden, ya. Jadi jelas ya masalah nya di sini," paparnya.

Julian membantah ada keretakan dalam kabinet terkait laporan Dipo Alam. Ungkapan keretakan kabinet hanya penilaian dari luar istana.

"Itu kan pendapat dari luar kenyataannya seperti yang tadi anda lihat sendiri, mentan hadir hubungan sangat baik dengan seskab, tidak ada personal. Jadi apa yang dilaporkan itu melanjutkan apa yang memang menjadi suatu laporan di dalam kementrian tertentu," kata Julian.

"Seskab karena tidak memiliki kapasitas untuk menindaklanjuti karena ini ranah hukum maka melanjutkan kesana. Jadi sebetulnya ini tidak ada sesuatu yang sifatnya personal atau tidak prosedural," tutupnya.

Tidak ada komentar: