BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Kamis, 29 November 2012

Komisi I DPR Temui Liga Arab, Tegaskan Komitmen Dukung Palestina di PBB

Ahmad Toriq - detikNews

Kairo - Komisi I DPR, dalam rangkaian kunjungan ke Gaza, bertemu dengan Liga Arab di Kairo. Dalam pertemuan itu, Komisi I DPR mengajak negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab memperjuangkan keanggotaan penuh Palestina di PBB.

Delegasi Komisi I DPR yang dipimpin Mahfudz Siddiq berkunjung ke kantor Liga Arab di Kairo, Rabu (28/11/2012) sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Anggota delegasi yang menyertai yaitu Mustafa Kamal (anggota/PKS), Muhammad Najib (anggota/PAN), Yorrys Raweyai (anggota/Golkar), Meutya Hafid (anggota/Golkar), Yahya Sacawirya (anggota/PD), dan Effendi Choirie (anggota/PKB). Mereka ditemani oleh Dubes RI untuk Mesir Nurfaizi Suwandi.

Lokasi kantor Liga Arab tak jauh dari lapangan Tahrir Square yang merupakan pusat aksi demonstrasi antipemerintah di Kairo. Saat melakukan kunjungan, aksi demonstrasi besar masih terlihat di Tahrir Square.

Di kantor Liga Arab, rombongan Komisi I DPR diterima Wakil Sekjen Liga Arab Ahmad Bin Halli dan Direktur Urusan Asia Liga Arab Kholid Al Habbasi. Ahmad Bin Halli membuka pertemuan dengan mengucapkan selamat datang ke Komisi I DPR.

"Selamat datang delegasi dari Indonesia. Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi kunjungan ini," kata Ahmad.

Usai sambutan, Ahmad langsung menceritakan situasi terkini politik Timur Tengah. Beberapa hal yang disampaikan Ahmad adalah sikap politik negara-negara Liga Arab terhadap permasalahan Palestina dan kondisi Suriah yang makin panas.

"Titik utama kita, negara Arab, adalah masalah Palestina, kami melihat sendiri keprhatinan yang luar biasa. Kami melihat banyak sekali keadaan yang memprihatinkan, sulit sekali digambarkan kata-kata apa yang kami lihat," ujar Ahmad.

Ahmad kemudian menegaskan komitmen Liga Arab mendukung perjuangan Palestina untuk mendapatkan keanggotaan penuh di PBB. Negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab akan mengajak negara lain untuk mendukung Palestina.

"Kami akan mendorong secara diplomatis upaya-upaya Palestina untuk menjadi anggota penuh di PBB. Kita memfasiltasi hal-hal yang bisa mempercepat dan mempermudah menjadi Palestina menjadi anggota PBB. Kami sudah mengajukan permintaan kepada PBB yang nantinya juga akan diajukan ke Dewan Keamanan. Saya yakin dari 190 negara, Insya Allah 130-nya akan mendukung Palestina menjadi anggota PBB," papar Ahmad.

Menanggapi paparan Ahmad Bin Halli, Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menyambut baik. Indonesia akan berada dalam barisan yang sama dengan Liga Arab mendukung keanggotaan Palestina di PBB.

"Kami melihat bahwa isu Palestina ini sudah lama menjadi konsen Liga Arab. Kami di Indonesia memang punya sejarah khusus dengan Palestina yang membuat kami tidak boleh luput memberikan dukungan. Kemerdekaan Indonesia itu seruan pengakuan pertama kali dilakukan oleh Palestina. Selain itu, bagian dari konstitusi kami untuk mendukung negara-negara di dunia yang masih dalam penjajahan," kata politikus PKS itu.

Mahfudz menilai periode gencatan senjata antara Palestina dan Israel saat ini adalah waktu terbaik bagi negara-negara di dunia untuk membantu Palestina. Negara-negara Liga Arab diminta kompak mendukung Palestina.

"Setelah dilakukan gencatan senjata, ini adalah peluang yang sangat penting bagi negara-negara di dunia untuk mendorong dan menggerakkan negara-negara yang lain mendukung proposal keanggotaan Palestina di PBB. Meskipun ini suatu proses yang panjang, proses yang penuh tantangan, tetapi ketika kesadaran untuk hak-hak berpolitik dan kemerdekaan ada, maka wajib bagi kita untuk memberikan dukungan. Kami juga mendapat kabar, Perancis sudah memberikan dukungannya untuk Palestina," tutur Mahfudz.

Tidak ada komentar: