INILAH.COM, Jakarta - Polisi belum berencana memeriksa
Kompol Novel Baswedan terkait kasus dugaan penganiayaan pencuri sarang
burung walet yang ditudingkan kepada dirinya tahun 2004 di Bengkulu.
”Belum ada langkah pemeriksaan yang bersangkutan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Rabu (10/10/2012)
Menurut Boy, polisi masih berencana memproses evaluasi terlebih dahulu, seperti bukti-bukti kejahatan delapan tahun lalu saat Novel masih menjabat sebagai Kasat Serse Polres Bengkulu dan berpangkat Inspektur Satu (Iptu).
"Sejauh mana alat bukti yang ada apakah sudah memenuhi persyaratan, masih dalam proses pendalaman," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Jumat 5 Oktober 2012 malam, kepolisian berusaha melakukan upaya penangkapan terhadap Kompol Novel yang sekarang menjadi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Upaya tersebut kemudian dihalang-halangi oleh KPK dan simpatisan KPK.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemudian menyebut upaya penangkapan Kompol Novel atas kasus yang menjeratnya itu waktu dan caranya tidak tepat. Pasalnya, Kompol Novel sedang melakukan penyidikan kasus simulator SIM yang melibatkan jenderal Polri. [mvi]
”Belum ada langkah pemeriksaan yang bersangkutan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Rabu (10/10/2012)
Menurut Boy, polisi masih berencana memproses evaluasi terlebih dahulu, seperti bukti-bukti kejahatan delapan tahun lalu saat Novel masih menjabat sebagai Kasat Serse Polres Bengkulu dan berpangkat Inspektur Satu (Iptu).
"Sejauh mana alat bukti yang ada apakah sudah memenuhi persyaratan, masih dalam proses pendalaman," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Jumat 5 Oktober 2012 malam, kepolisian berusaha melakukan upaya penangkapan terhadap Kompol Novel yang sekarang menjadi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Upaya tersebut kemudian dihalang-halangi oleh KPK dan simpatisan KPK.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemudian menyebut upaya penangkapan Kompol Novel atas kasus yang menjeratnya itu waktu dan caranya tidak tepat. Pasalnya, Kompol Novel sedang melakukan penyidikan kasus simulator SIM yang melibatkan jenderal Polri. [mvi]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar