BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Rabu, 06 Juni 2012

Warga Penemu FDR Terima Penghargaan

 Jpnn
BOGOR – Sebagai bentuk apresiasi atas penemuan Flight Data Record (FDR) pesawat Sukhoi Superjet (SSJ)100, Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 061/Suryakencana Kolonel Infanteri A M Putranto memberikan penghargaan kepada masyarakat dan segenap tim yang terlibat dalam proses tersebut. Penghargaan tersebut diberikan pada saat upacara yang dilakukan di Makorem 061/Suryakencana Jalan Merdeka, kemarin.


Ditemui di sela-sela acara, Putranto mengucapkan terima kasih kepada warga serta tim yang terlibat dengan penemuan FDR pada Rabu (30/5) lalu. “Rasa syukur kami dan uapan terima kasih kepada mereka. Termasuk unsur Polres, Kodim Kabupaten serta Kota Bogor dan Sukabumi,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Korem 061/Suryakencana juga menggelar acara syukuran sebagai bentuk terima kasih atas kelancaran selama proses evakuasi pesawat SSJ 100. “Sebagai pengingat bahwa semua itu adalah kebesaran Allah SWT. Dan kami di sini berdiri bukan sendiri, tapi juga doa dari masyarakat. Tanpa doa kami bukan apa-apa,” imbuhnya.

Sementara itu, Dudu Abdul Rahman (42) warga RT 04 RW 06 Desa Tenjolaya Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, yang merupakan penemu FDR mengaku menemukan FDR berawal saat dirinya mendapat petunjuk melalui mimpi. Yang menyebutkan bahwa perlu dilakukan pencarian kembali di lokasi jatuhnya SSJ 100.

Dudu melakukan pencarian pada pukul 05:00 WIB dibantu beberapa warga lain, yang langsung menuju lokasi dalam mimpinya itu. Sesampainya di lokasi, ia bersama rekan-rekannya langsung melakukan pencarian dan mendapati FDR tersebut berada dekat dengan posisi saat penemuan ekor pesawat. “Setelah mimpi, saya langsung mohon izin satu kali lagi naik ke atas. Posisinya ada di tengah tebing dan tertimbun tanah,” akunya.

Ia juga mengaku, mengenali bentuk FDR sendiri dari gambar-gambar yang ia lihat melalui internet, koran maupun televisi. “Yang terlihat pertama kali warna orange tertimbun. Dan dalam kondisi masih bagus,” bebernya.

Setelah mendapatkan FDR tersebut, ia bersama beberapa warga, langsung membawanya ke rumah untuk diamankan. Setelah itu, dia langsung menghubungi yang lain dan segera kembali menghubungi pihak Korem 061/Suryakencana.  Mendapat laporan tersebut, anggota Korem 061/Suryakencana pun segera menuju lokasi untuk dapat mengevakuasi alat tersebut dan diserahkan kepada pihak terkait.(yan)

Tidak ada komentar: