BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Jumat, 26 April 2013

"Sistem Politik Dinasti Harus Dibatasi"

INILAH.COM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PPP Arwani Thomafi mengatakan sistem politik dinasti harus dibatasi, karena berpotensi menyandra hak politik publik.

"Dalam konteks pemilihan kepala daerah, adanya politik dinasti, misalnya semua kepala daerah adalah satu keluarga, berpotensi menyandra hak politik yang mayoritas dimiliki publik," ujar Arwani Thomafi di Jakarta, Kamis (25/4/2013).

Arwani mengatakan, tidak dapat dipungkiri apabila darah politik mengalir dalam sebuah keluarga, namun hal tersebut tetap perlu dibatasi untuk memberi kesempatan publik lain menduduki posisi politik tersebut.

"Misalnya calon pertahana tidak boleh mencalonkan keluarganya selama satu periode setelahnya, kami tidak ingin hak yg dipunya mayoritas publik itu tersandra dengan hak dinasti tersebut," kata Arwani.

Menurut Arwani, politik dinasti juga berpotensi mempersempit partisipasi publik dengan membiarkan sebuah keluarga menguasai lebih dari satu bidang, tidak hanya politik, namun dapat merambah ke bidang ekonomi.

Untuk itu, lanjut Arwani, meskipun darah politik tidak bisa dihalangi, namun dengan pembatasan tersebut, publik masih memiliki kesempatan membangun demokratisasi dalam sistem politik.

"Kedepan, pembatasan-pembatasan tersebut harus diatur dengan baik, agar tidak terjadi penyanderaan hak politik publik," kata Arwani.[ant]

Tidak ada komentar: