BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Kamis, 01 Maret 2012

RMOL. Meski bukan katagori penyakit mematikan, namun pemerintah dan masyarakat harus tetap waspada terhadap mewabahnya penyakit Flu Singapura yang belakangan merebak di Jakarta, Yogyakarta dan Depok.

"Menteri Kesehatan (Endang Rahayu Sedyaningsih) harus segera merevitalisasi program kesehatan preventif dan promotif dalam upaya antipatif meluasnya wabah flu Singapura ke daerah-daerah lain," kata anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Herlini Amran, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 01/03).

Terlebih lagi, lanjut Herlini, upaya promotif dan preventif ini menjadi prioritas utama program tahun 2012.  Sehingga, jangan sampai separuh anggaran Kemenkes habis tanpa terjadi perubahan signifikan pada prilaku masyarakat untuk hidup sehat.

Selain harus menggiatkan partisipasi masyarakat melalui upaya preventif dan promotif melalui sosialisasi dan membentuk sistem kewaspadaan bersama, masih kata Herlini, Kemenkes juga harus meningkatkan kewaspadaan berlapis di sejumlah daerah yang menjadi pintu migrasi penduduk Singapura-Indonesia. Terutama pulau-pulau yang pernah dilaporkan terjadi kasus flu singapura seperti ditemukan Bintan Timur.

"Kemenkes juga harus menjamin kesigapan semua puskemas dan tim surveilans penyakit menular, untuk melakukan deteksi dini dan respon tanggap terhadap kemungkinan kemunculan kasus flu singapura di Jakarta dan sekitarnya dan di pintu-pintu migrasi Singapura-Indonesia," tegas Herlini.

Flu singapura adalah penyakit yang di dunia kedokteran dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau penyakit Kaki, Tangan dan Mulut ( KTM ). Penyakit KTM ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. KTM adalah penyakit umum yang menyerang anak-anak usia dua minggu sampai lima tahun, dan kadang sampai 10 tahun.

Penularan penyakit ini melalui kontak langsung dari orang ke orang yaitu melalui droplet, air liur, tinja, cairan dari vesikel atau ekskreta. Sementara penularan kontak tidak langsung melalui barang-barang yang terkontaminasi oleh sekresi itu. Penyakit KTM ini mempunyai imunitas spesifik, namun anak dapat terkena KTM lagi oleh virus strain enterovirus lainnya.

Tidak ada komentar: