BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Selasa, 01 Juli 2014

LIPI: Jangan Lagi Persoalkan Capres Prabowo ke KPU

Oleh: Fadly Dzikry

INILAHCOM, Jakarta - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menilai, langkah sejumlah tim sukses untuk membatalkan pencapresan seorang calon presiden lawan merupakan tindakan yang menjilat ludah sendiri.

"Siapapun yang di endors oleh KPU, dia sudah dapat pengesahan jadi capres. Jadi tidak perlu lagi dipersoalkan," kata Siti di Cikini Jakarta Pusat, Senin (30/6/2014).

Ia melanjutkan, diskusi tentang calon presiden sudah selesai sejak tahun 2013. Namun, kenapa sekarang menjadi perdebatan lagi.

"Kenapa orang yang dulu diterima, jadi tidak perlu menjilat ludah. 2013 sudah jelas diskusi kita tentang capres, mengapa sekarang mentah lagi. Ada yang serang, serang aja, akhirnya kita tidak menemukan poin penting, kontestasi pilpres," tandasnya.

Seperti diketahui, sejumlah tim sukses Jokowi-JK mengatakan, KPU harus membatalkan pencapresan Prabowo Subianto karena dituduh terlibat kasus HAM.
Sementara, Prabowo sendiri juga pernah diloloskan menjadi calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri tahun 2009. Namun tidak ada pihak yang mempermasalahkan kasus tersebut.[ris]

Tidak ada komentar: