BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Minggu, 19 Februari 2012

Ayahanda: Kami Dampingi Angie di Tengah Badai

VIVAnews - Politisi Partai Demokrat Angelina Sondakh tak henti-hentinya menjadi pemberitaan media. Setelah menjadi tersangka kasus suap wisma atlet, Angelina mendapat kritikan keras karena kesaksian di persidangan tidak sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan.

Angelina kembali menjadi perhatian publik, saat Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono diketahui marah besar karena rotasi Angelina ke Komisi III DPR yang bermitra kerja dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menanggapi kasus demi kasus yang mendera putri bungsu tercintanya, ayahanda Lefrand Winston Lucky Sondakh, memberikan dukungan penuh kepada sang anak. Meski enggan memberikan komentar, Lefrand yang juga mantan rektor ini terus menguatkan Angie, panggilan Angelina.

"Ayahanda Angie bersama ibunya terus mendampingi Angie di tengah badai ini," kata Lefrand dalam pesan tertulis yang diterima VIVAnews. Angie merupakan anak bungsu dari pasangan Lefrand dengan Sjul Kartini Datulong.

Bagi keluarga, dukungan kepada Angie dalam kondisi apapun tidak akan pernah surut apalagi berhenti. "The power of endless love," tulis sang ayah dalam pesan singkatnya.

Angelina saat ini kembali ke Komisi X DPR yang membidangi masalah kebudayaan dan olahraga. Rotasi Angelina ke Komisi III menuai kritik keras karena khawatir ada konflik kepentingan. Akhirnya ada pernyataan Angelina digeser ke Komisi VIII bidang agama. Tetapi, keputusan terakhir Angelina kembali ke komisinya.

Meski demikian, janda mendiang Adjie Massaid ini tak lagi duduk sebagai anggota Badan Anggaran DPR. Angelina menjadi tersangka kasus wisma atlet yang juga menyeret nama mantan Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin. (eh)

Tidak ada komentar: