BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Jumat, 17 Februari 2012

FPI: Kami ke Palangkaraya Untuk Dakwah, Bukan Anarki

M Rizki Maulana - detikNews

Jakarta Front Pembela Islam (FPI) menilai peristiwa penolakan yang terjadi di Palangkaraya salah alamat. Karena mereka datang ke sana untuk membantu masyarakat Dayak Seruyan yang sedang berkonflik dengan Gubernur Kalteng.

"Kita ke Palangkaraya untuk dakwah bukan untuk anarki. Selain itu juga untuk menanyakan kenapa salah satu terpidana korupsi yang sudah inkracht putusannya tidak dieksekusi oleh Kajati setempat," terang Ketua Umum FPI, Rizieq Shihab saat menemui perwakilan DPD di Kantor DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2/2012).

Rizieq menambahkan, pihaknya menilai, kerumunan massa itu merupakan hasil provokasi dari orang dekat Gubernur Kalteng. FPI menuding, salah satu orang dekat Gubernur, yang juga terpidana kasus korupsi, Lukas Tingkes menjadi salah satu provokator.

"Ada foto dia itu ada di tengah-tengah kerumunan massa sambil memgang microphone. Dia itu ikut memprovokasi massa," tudingnya.

FPI juga menolak apabila dikatakan dengan kedatangan pihaknya malah akan mengacaukan tatanan sosial. Karena mereka merasa mempunyai hak untuk datang di suatu tempat, asal tidak menganggu suatu tempat.

"Apa yang salah dengan kami? Kami di sana juga untuk membela rakyat, dan kami juga diundang. Apakah itu salah," tegas Rizieq.

Sebelumnya, beberapa anggota Front Pembela Islam (FPI) yang datang dari Jakarta tak bisa turun di Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Sejumlah warga menolak kedatangan mereka untuk pelantikan pengurus FPI di Palangkaraya. Warga pun melakukan sweeping.

Kurang lebih 2,5 jam, akhirnya warga membubarkan diri. Warga diumumkan kalau akhirnya Rizieq dan anggotanya tidak jadi mendarat di Palangkaraya. Tokoh masyarakat yang berdemo pun membuat surat pernyataan maaf atas kejadian tersebut.

Selama 2,5 jam itu pula, operasional Bandara Tjilik Riwut pun terganggu karena warga masuk ke area apron. Setelah membubarkan diri, bandara kini sudah berjalan normal.

Tidak ada komentar: