BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Kamis, 30 Agustus 2012

Polri: 4 Perwira Tak Mangkir, Tapi KPK Salah Tulis Nama & Pangkat

Indra Subagja - detikNews

Jakarta Mabes Polri memberi penjelasan soal 4 perwira Polri yang tak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa terkait kasus simulator SIM. Mereka sebenarnya berniat hadir, tetapi urung dilakukan. Alasannya KPK melakukan kesalahan dalam urusan penulisan surat.

"Kakorlantas sudah mengirim surat kepada pimpinan KPK, bahwa panggilan KPK kepada anggota Korlantas ada kesalahan penulisan pangkat dan nama yang dipanggil," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi, Kamis (30/8/2012).

Boy memastikan kalau para perwira polisi yang dipanggil itu akan datang, bila urusan penulisan pangkat dan nama sudah benar. "Rencananya akan hadir," tuturnya.

Sebelumnya KPK melayangkan panggilan untuk memeriksa 4 perwira polisi terkait kasus Simulator SIM pada Rabu (29/8). Mereka yang dipanggil itu disebutkan pihak KPK yakni AKBP Wisnu Budhhaya, AKBP Wandi Rustiwan, Kompol Endah Purwaningsih, da Kompol Ni Nyoman Sumartini.

KPK sesegara mungkin akan melayangkan panggilan kedua bagi para perwira itu. Untuk kasus simulator SIM KPK sudah menetapkan tersangka yakni Irjen Djoko Susilo, Brigjen Didik Purnomo, pengusaha Budi Susanto, dan Sukotjo Bambang.

Tidak ada komentar: