BERBUAT BENAR ADALAH KEHARUSAN, BERBUAT TIDAK BENAR ADALAH KETIDAK HARUSAN

Jumat, 24 Agustus 2012

Presiden SBY akan Dikirimi Baju Kejujuran

INILAH.COM, Denpasar - Diminati semua lapisan warga Bali baik politikus, agamawan hingga kelompok adat, akhirnya baju kejujuran dengan desain motif poleng (kotak-kotak hitam putih) khas Bali dengan ciri khas yakni kantong terbalik ke bawah akhirnya di produksi secara massal.

Penggagas baju kejururan yakni Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta mengaku baju kejujuran sebagai simbol kejujuran dengan ciri khas kantongnya semua dibuat terbalik ini, kini kebanjiran permintaan.

"Baju kejujuran luar biasa responnya. Banyak sekali permintaannya. Awalnya kami hanya memproduksi terbatas saja. Tapi karena respon baik, kami akan memproduksinya secara massal," ujar Made Mudarta, di Denpasar, Kamis (23/8/2012).

Menurut Mudarta, respon luar biasa ini sangat positif untuk gerakan moral dalam rangka mengembalikan kejujuran setiap orang untuk bertindak tidak merugikan sesama. "Korupsi misalnya. Itu terjadi karena tidak jujur. Dengan spirit yang terpancar dari baju kejujuran kami berharap tak ada lagi praktik korup," kata Mudarta.

Mudarta mengatakan, dalam waktu dekat akan segera mengirimkan baju kejujuran tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar kejujuran lebih menggema ke seluruh nusantara. Dia mengatakan, tidak bermaksud menyindir PresidenSBY dengan baju kejujuran yang hendak ia kirim tersebut.

"Pak SBY itu kan orangnya jujur. Beliau simbol kejujuran. Jadi, sebagai eksekutif, beliau harus menjadi simbol kejujuran," jelasnya.

Mudarta juga menyatakan akan mengirimkan baju kejujuran itu kepada Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Tidak hanya itu, Ketua DPR RI, Ketua Mahkamah Agung (MA), Ketua KPK, Ketua Komisi Yudisial, Kapolri dan lembaga lainnya juga akan kami berikan.

"Ketua Umum kami (Partai Demokrat, Anas Urbaningrum) juga akan kami kirimi. Lembaga lain seperti Ketua KPK, Ketua Komisi Yudisial, Kapolri dan lainnya juga akan kami berikan. Beberapa hari ke depan akan kami atur waktu pengirimannya," papar Mudarta.

Di buatnya baju kejujuran yang di gagasnya sendiri itu, sebagai bentuk komitmen dirinya maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2013 untuk tidak berbuat korup dan lebih peduli terhadap kepentingan masyarakat. "Semoga saja kejujuran menjadi semangat dalam membangun negeri ini," harapnya. [mvi]

Tidak ada komentar: