EMPO.CO, Jakarta
- Awal September lalu, AQJ mengalami kecelakaan di tol Jagorawi,
Jakarta Timur. Saat itu, mobil Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang
dikemudikannya kehilangan kendali lantaran melaju dengan kecepatan 176
kilometer per jam. Mobil lalu menabrak pembatas jalan dan menghantam
mobil dari arah berlawanan. Kejadian ini pun menelan tujuh korban
meninggal dan luka-luka. Sebagai ayah dari AQJ, Ahmad Dhani pun berjanji
untuk menanggung semua biaya ke 13 korban.
"Dari kasus ini,
pengeluaran saya sudah mencapai Rp 2 Miliar. Dan hal ini saya lakukan
sebagai wujud dari tanggung jawab saya kepada korban, bukan sebagai cara
untuk menghindar dari tindak pidana," ujar Dhani saat ditemui di
kawasan Pondok Indah, Rabu 13 November 2013.
"Namun keadaannya
sekarang, saya tidak memiliki duit lagi. Malah kemarin sempat menelpon
salah satu televisi nasional Indonesia untuk membayarkan gaji saya saat
menjadi juri sebuah acara musik," jelas Dhani. "Saya membutuhkan uang
tersebut untuk membantu salah satu korban (Pak Wahyudi) yang saat ini
harus segera menjalani operasi kandung kemih."
"Saat ini saya
juga belum bisa membawa Dul ke Singapura untuk berobat karena keadaan
Dul yang belum pulih total dan juga karena uangnya sudah habis. Jadi
saya sudah tidak ada biaya untuk berbuat banyak kepada Dul, jika
nantinya dia dipenjara ya dipenjara saja," ucapnya.
Dhani juga
mengungkapkan, jika nantinya ia benar-benar membutuhkan uang, ia pun
akan menjual barang-barang antik koleksinya. Ketika ditanya apakah Maia
Estianty, Ibunda Dul, ikut sumbangsih dalam perkara ini, Dhani berkata,
"Wah, saya tidak bisa menjawab. Dalam membiayai hal tersebut kami tidak
patungan. Mau minta juga, saya malu. Tapi kan seharusnya kan tepo sliro.
Namanya juga anak bersama, jadi seharusnya saat senang bareng ya susah
juga bareng."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar